Minggu, 17 Januari 2021

Eben Haezer: Sampai Di sini Tuhan menolong kita


 Nats: 1 Sam 7:2-14

" Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim  berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan seluruh kaum Israel mengeluh kepada TUHAN. 7:3 Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin." 7:4 Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada TUHAN. 7:5 Lalu berkatalah Samuel: "Kumpulkanlah segenap orang Israel ke Mizpa; maka aku akan berdoa untuk kamu kepada TUHAN." 7:6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. 7:7 Ketika didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang Israel demikian, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin. 7:8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu." 7:9 Sesudah itu Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, maka TUHAN menjawab dia. 7:10 Sedang Samuel mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan a  mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel. 7:11 Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar. 7:12 Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: "Sampai di sini TUHAN menolong kita." 7:13 Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang Filistin seumur hidup Samuel, 7:14 dan kota-kota yang diambil orang Filistin dari pada Israel, kembali pula kepada Israel, mulai dari Ekron sampai Gat; dan orang Israel merebut daerah sekitarnya dari tangan orang Filistin. Antara orang Israel dan orang Amori ada damai. 

Dewasa ini kita melihat banyak sekali terjadi musibah khususnya di Indonesia. Mulai dari banjir, pandemi, gunung meletus dan sebagainya. Tak jarang banyaknya musibah ini membuat banyak orang putus asa bahkan menyerah. 

Nats di atas mengajarkan bahwa sebenarnya dalam kondisi apapun Tuhan selalu menyertai kita. Namun demikian, penyertaan Tuhan tidak serta merta membuat kita menjadi pasif. Ini dikarenakan Tuhan tidak ingin kita hanya berdiam diri melainkan melakukan yang terbaik. Yang dimaksud melakukan yang terbaik adalah melakukan yang kita bisa dengan maksimal. Misalkan: bekerja dengan maksimal, sekolah dengan rajin dan tidak membolos, dan sebagainya

Tuhan tidak hanya ingin kita melakukan yang terbaik tetapi tetap percaya kepada-Nya. Percaya yang dimaksud adalah menaruh seluruh hidup kita ke dalam tangan Tuhan. Dengan demikian, kita dapat terus menyadari bahwa Tuhan selalu menyertai hidup kita.

By: Felix Justian Harnanta

Eben Haezer: Sampai Di sini Tuhan menolong kita

 Nats: 1 Sam 7:2-14 " Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim   berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan sel...