Sabtu, 04 Maret 2017

Hiduplah Dalam Kasih Dengan Semua Orang



Yak 4:4  "Hai kamu orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu bahwa persahabatan dengan dunia adalah perseteruan dengan Allah? Jadi barang siapa hendak menjadi sahabat dunia ia menjadikan dirinya seteru Allah."

Banyak hal yang sedang terjadi didepan mata kita yang tentunya membuat kita untuk harus memilih. Sebagai orang percaya kita memiliki sebuah rasa yang Tuhan taruh dalam kehidupan kita. Sebuah rasa yang mungkin berbeda dengan orang-orang yang belum mengenal Kristus. Rasa tersebut adalah “Kasih”. Kasih akan membuat sebuah perbedaan yang sangat jauh dengan orang-orang yang tidak memilikinya.

Di sebuah desa, tinggallah tinggallah sepasang suami istri yang kelihatannya saling mengasihi. Di seberang rumah mereka, hidup pula seorang laki-laki yang sangat membenci si suami. Suatu malam laki-laki itu menyusup masuk ke rumah suami istri itu dan membunuh sang suami. Rupanya ada beberapa orang menyaksikan kejadian tersebut. Mereka bersama-sama menangkap si pembunuh dan menjobloskannya kedalam penjara. Tetapi tak lama kemudian,  karena kelonggaran hukum, laki-laki itu dibebaskan.

Dalam beberapa minggu berikutnya masyarakat disekitar mereka dibuat terheran-heran karena melihat janda itu berjalan bersama-sama dengan pembunuh suaminya. Mereka saling menyapa seperti tidak ada masalah diantara mereka. Bahkan sesekali janda itu memandang lelaki itu dengan sebuah senyuman. Keudian terdengar janda itu berbisik kepada pembunuh suaminya “aku sangat mengasihi engkau” perkataan yang sederhana ini kini mengubah suasana yang penuh dengan curiga, ketakutan, tekanan, dan bahkan rasa bersalah oleh si pria pembunuh suaminya.       

Saudara-saudari, sikap dan tindakan dari si janda telah memperlihatkan sebuah kasih yang sangat sulit untuk dilakukan oleh siapapun yang ada didalam masalah seperti ini. Janda ini tahu bahwa Tuhan Yesus telah mengampuni dan mengasihi dia. Sehingga dia juga ingin belajar untuk melakukannya kepada orang yang telah menyakiti dia. Siapapun yang telah menyakiti kita, mari kita terimah dia, dan bergaul dengan dia. Karena kita diajar untuk tetap mengasihi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...