Senin, 03 April 2017

Malas NO!

Amsal 26:14 "Seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya."

Jika berbicara mengenai kesuksesan maka kesuksesan hanya senantiasa hinggap dalam diri orang yang mau bekerja keras. Orang-orang hebat yang ada di dunia ini adalah tipe orang yang rajin dan pekerja keras. Kesuksesan yang diraihnya adalah akibat dari ketekunan dan hasil perjuangan yang tidak mengenal lelah, bukan datang 'seperti durian runtuh', tetapi semua itu membutuhkan proses yang panjang. Contohnya adalah seorang atlit, ia tidak akan mampu meraih prestasi yang tinggi tanpa ada kedisiplinan atau latihan yang keras. Beda halnya bila orang itu malas dan tidak mau bekerja keras, sudah bisa dipastikan semua yang diimpikan atau cita-citakan mustahil terwujud, tetapi angan-angan belaka, ibarat 'menegakkan benang basah'. Jadi "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25).

Tuhan sangat tidak suka terhadap orang-orang Kristen yang bermalas-malasan dan tidak mau bekerja, karena "Bapaku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."(Yohanes 5:17). Malas adalah sahabat kemiskinan dan kekurangan; kemalasan juga akan menjauhkan kita dari berkat-berkat Tuhan. bagaimana kita bisa menikmati dan meraih janji Tuhan bila kita sendiri malas untuk melayani Tuhan, malas meluangkan waktu untuk berdoa , malas baca Alkitab? Seorang pemalas biasanya suka sekali menunda-nunda pekerjaan/pelayanan yang seharusnya dapat dikerjakan pada waktu itu; suka meremehkan tugas dan sangat lamban dalam menyelesaikan apa saja yang dipercayakan kepadanya. Bila kita menangkap gejala-gejala demikian, kita harus segera berbenah diri supaya tidak berlarut-larut dan menjadi kebiasaan hidup. Mulailah membangun dari diri saudara untuk dapat menjadi contoh teladan dan dapat dicontoh oleh orang lain.

Pertanyaan untuk direnungkan
Apakah anda mau menjadi sukses didalam Tuhan atau hanya menjadi orang biasa-biasa saja ?
Menjadi garam terang bagi dunia ini merupakan pekerjaan setiap orang yang sudah mengenal pertobatan, maukah saudara melakukannya untuk Tuhan supaya namaNya dipermuliakan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...