Rabu, 17 Mei 2017

2 RAJA-RAJA 8:26 VS 2 TAWARIKH 22:2. Dalam 2 Raja-raja, umur Ahazia ketika naik raja TERTULIS: "22 tahun", TETAPI dalam 2 Tawarikh: "42 tahun".

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat) 2 Raja-raja 8:26
"Ia berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel."
Naskah Ibrani Teks Masoretik : "BEN-'ESRIM {anak dua puluh} USYETAYIM {dan dua} SYANAH {tahun} 'AKHAZYAHU {Ahazia} VEMOLKHO {ia memerintah} VESYANAH {dan tahun} 'AKHAT {satu} MALAKH {ia memerintah} BIRUSYALAIM {di Yerusalem} VESYEM {dan nama} 'IMO {ibunya} 'ATALYAHU {Atalya} BAT-'AMRI {anak perempuan Omri} MELEKH {raja} YISRA'EL {Israel}"
"Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri."
'AKHAZYAHU {Ahazia} VEMOLKHO {ia memerintah}
VESYANAH {dan tahun} 'AKHAT {satu} MALAKH {ia memerintah} BIRUSYALAIM {di Yerusalem} VESYEM {dan nama} 'IMO {ibunya} 'ATALYAHU {Atalya} BAT-'AMRI {anak perempuan Omri}"
Naskah Ibrani Teks Masoretik menulis bahwa Atalya adalah anak perempuan ('bat', bet-tav) dari Omri, raja Israel; padahal sebenarnya Atalya adalah anak perempuan Ahab [2 Raja-raja 8:18], putera Omri, sehingga Atalya adalah cucu perempuan Omri, namun dalam keluarga kerajaan, cucu sering disebut anak. Jadi kata ('bat', bet-tav) bisa berarti anak perempuan atau cucu perempuan.
Kunci untuk mengerti permasalahan ini ditemukan di Perjanjian Baru. Silsilah raja-raja dari Tuhan Yesus Kristus dicatat dalam Injil menurut Matius. Matius 1:8 berisi daftar raja-raja dari garis Daud yang ada beberapa raja terkenal yang tidak dicantumkan.
Bagan berikut membandingkan Raja-raja Yehuda dalam Perjanjian Lama dengan catatan Raja-raja di Matius 1:8
Catatan PL                  Silsilah Yesus dalam Matius
Asa                             Asa
Yosafat                      Yosafat Yoram/Yehoram Yoram
Ahazia                        -
Yoas                           -
Amazia                       -

Uzia                            Uzia
Tiga raja Yehuda tidak dihitung dalam Garis Silsilah Yesus Kristus! Mengapa? Jawabannya ditemukan di Keluaran 20:5, Bilangan 14:18 dan Mazmur 109:13-15 dan terlihat dalam karakter pemerintahan raja- raja jahat ini (2 Tawarikh 22:2-4). Faktanya, Ahazia tidak dihitung sebagai benih Daud, Leluhurnya mengikuti jejak kejahatan keluarga Omri. Alkitab menekankan kedua garis darah dan pengaruh dari ibunya, Atalya, yaitu cucu dari Omri yaitu anak dari Ahab dan Izebel (2 Raja-raja 8:18).
Uzia
Ahazia berusia 22 tahun (2 Raj 8:26) ketika dia naik takhta di kerajaan Yehuda. Dia anak dari Yoram dan Atalya. Ahazia adalah Pejabat Raja ketika ayahnya sakit (2 Taw 21:18) selama satu tahun (2 Raj 9:29- Tahun ke-11 pemerintahan Yoram yang Raja Israel) dan menjadi pejabat raja yang memerintah satu tahun (Tahun ke-12 Yoram raja Israel-2 Raj 8:25). Ahazia naik takhta tahun 894 SM. Jika kita mundur 42 tahun (yaitu 936), kita tiba pada tahun pertama Omri memerintah. Dengan kata lain, Ahazia memang berusia 22 tahun (seperti tercatat dalam Kitab Raja-Raja), namun masa pemerintahannya dihitung (dalam Kitab Tawarikh) mulai dari permulaan dinasti jahat Omri. Inilah cara Roh Kudus menyoroti ketidaksetiaan yang jahat dalam Garis Kerajaan Daud.
Ahazia berusia 42 tahun (2 Tawarikh 22:2) ketika dia naik takhta kerajaan Yehuda. Dia bukanlah anak kandung Yoram (yang mati pada usia 40 tahun), tetapi anak angkatnya. Ibunya adalah istri ayahnya. Hitung mundur 20 tahun (ketika Ahazia berusia 22 tahun-2 Raja-Raja 8:26) maka didapat tahun 914 SM yang merupakan tahun ke-8 pemerintahan raja Yehuda bernama Yosafat. Ini adalah waktu Yosafat berbesanan dengan Ahab (2 Tawarikh 18:1), yang kita tahu dalam tahun ke-3 Yosafat memerintah, dia memerintahkan kebangkitan rohani bangsa Yehuda (2 Tawarikh 17:7-9), kerajaannya menjadi makmur (2 Tawarikh 17:12).
Dari 2 Tawarikh 18 dinyatakan bahwa beberapa tahun setelah persekutuan ini berlangsung, Ahab dan Yosafat bergabung dalam kekuatan militer melawan Siria (2 Taw 18:2). Kedua raja ini pergi berperang (2 Taw 18:28) dan raja Ahab terbunuh (2 Taw 18:33-34). Sebelum peperangan terjadi, Nabi Tuhan bernama Mikha dirantai dan dikembalikan ke penguasa kota yaitu Amon, dimana Yoas satu tahun memerintah sebagai anak raja, tinggal (1 Raja-raja 22:26). Dalam bagian ini, kita menemukan pernyataan yang terungkap: Yoas, anak kandung Ahazia (2 Taw 22:11) disebut "anak raja", yang mengindikasikan bahwa Ahazia adalah sudah menjadi raja! Bagaimana hal ini mungkin? Mungkin, dalam hubungan besanan
Yosafat dengan Ahab, Ahazia diurapi menjadi raja pada waktu ini, serpihan teka-teki menjadi cocok. Dengan kata lain, Ahazia diurapi menjadi raja pada usia 22 namun akhirnya baru memerintah Kerajaan Yehuda 20 tahun kemudian pada usia 42 tahun.
Firman Tuhan tidak memberikan semua detail pertalian antara kedua raja ini. Dengan jelas, solusi ini mungkin karena dalam 2 Tawarikh 21:2 Yosafat diberi gelar "Raja Israel!" Lagi pula, ketika putra Yosafat bernama Yehoram/Yoram akhirnya memperoleh kekuasaan atas seluruh Yehuda, dia bukan hanya membunuh saudara-saudaranya, namun juga para pemimpin/pangeran Israel (2 Taw 21:4). Mengapa dia lakukan hal itu jika mereka bukan ancaman untuk takhta bangsa Yehuda?
Bukan hanya itu, tapi Ahazia sungguh-sungguh merasa "nyaman di rumah" dalam Istana Kerajaan Israel (2 Taw 22:6). Mungkin saja kedua raja tertarik untuk menyatukan kembali dua kerajaan yang terbagi selama 70 tahun- niscaya dengan motif yang berbeda. Ahab (dan atau Izebel!) berkonspirasi menghasilkan raja dari keturunannya atas Kerajaan Yehuda setelah kematian Yosafat-satu langkah yang mana akan diperuntukkan bagi Ahazia (yang ibunya adalah putri Ahab) di masa depan. Ketika rencana Ahab untuk membuat Yosafat terbunuh dalam peperangan ternyata ketahuan (2 Taw 18:29, 31-33), Ahazia harus menunggu 20 tahun untuk memerintah. Dalam hal ini, Ahazia benar 22 tahun dan 42 tahun ketika dia mulai memerintah, 22 tahun ketika diurapi, 42 tahun ketika duduk ditakhta. Pertanyaan yang tertinggal adalah siapa ayah kandung Ahazia? Hubungan besan antara
Ahab dan Yosafat memunculkan suatu kotoran-fakta kekusutan jaring! Pertimbangkan bahwa Ahazia dianggap sebagai:
1.      Anak Yoram (2 Taw 22:1). Sejak Ahazia dua tahun lebih tua dari "ayahnya" Yoram, dia harus membuat anak angkatnya dibawa dalam hubungan dengan ibunya Atalia ketika Atalia menikahi Yoram. Penafsiran pertama tidak mungkin, karena jika Ahazia menduduki takhta pada usia 42 tahun setelah ayahnya wafat, terdapat perbedaan usia, Ahazia menjadi lebih tua 2 tahun daripada ayahnya. Yoram, ayah Ahazia menjadi raja pada usia 32 tahun, memerintah selama 8 tahun kemudian wafat (2 Tawarikh 21:5), berarti usia Yoram mencapai 40 tahun, tidak mungkin saat itu Ahazia berusia 42 tahun.
2.      Anak menantu Ahab (2 Raj 7:27). Hubungan ini akan ditetapkan dengan pernikahannya dengan Zibya (2 Taw 24:1) yang pasti merupakan salah satu dari putri atau cucu perempuan Ahab.
3.      Anak Yosafat (2 Taw 22:9). Ini kelihatannya yang membuat Ahazia diberikan tempat layak dalam penguburannya sebagai penghormatan karena fakta bahwa dia adalah putra Yosafat (2 Taw 22:9). Dapatkah itu dalam waktu dulu, Yosafat mengikuti adat mempererat hubungan antar kerajaan (1 Raj 3:1) dengan berdiskusi dengan Atalia, anak Ahab. Tampaknya point ini menyatakan dalam catatan Alkitab untuk memberikan detail cukup untuk setiap orang agar tahu dengan pasti.

Tuhan yang Maha Kuasa tidak pernah disenangkan dengan hubungan yang tidak kudus (2 Kor 6:14-17). Tuhan tidak berkenan dengan pemerintahan Yehoram dan Azarya, yang keduanya mencari dan memperkenalkan penyembahan Dewa Baal kepada bangsa Yehuda- termasuk Yoas, mereka diabaikan/dihilangkan dari silsilah Yesus Juruselamat. Ketika Ahazia mati, Tuhan sendiri memotong keluarga Ahab dari garis raja-raja (2 Taw 22:7-9).
Jadi kedua ayat di atas sudah tepat yaitu 22 tahun (dalam 2 Raja- Raja 8:26) dan 42 tahun (dalam 2 Tawarikh 22:2), pahami kemungkinan alternatif kedua jawaban di atas. Jadi tidak ada kesalahan dalam penyalinan atau penerjemahan.
Sumber acuan: Jurnal Teologi FEBC Singapura, The Burning Bush Vol 10 No 2 (July 2004) halaman 86-92.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...