Senin, 01 Mei 2017

MEMBERITAKAN KABAR BAIK ADALAH BAGIANKU

Dalam Injil Yohanes 4:35 Yesus berkata: “Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.”  Saya dapat membayangkan ketika Tuhan kita mengatakan hal itu. Pada saat itu Ia melihat orang-orang Samaria yang datang dengan berbondong-bondong memenuhi kota Sikhar, yang dalam keadaan lapar dan penuh kebencian, mereka mencari Yesus.
Bila kita berdoa untuk memohon jiwa-jiwa, “Allah pasti akan memberikan kita tuaian.” Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.” Dari kata-kata ini Tuhan Yesus memberitahukan kita bahwa ada sesuatu yang Ia lihat, yakni orang-orang Samaria yang datang berbondong-bondong hendak berjumpa dengan Yesus.  Persoalan kita mengapa sering kita tidak bisa melihat apa yang Tuhan lihat. Apakah karena mata kita sedang tertutup, dan kepala kita menunduk. Kita tidak membuka mata dan memandang atau mengamatinya sehingga kita tidak melihat. Dan bila kita mengangkat kepala kita dan memandang, kita hanya melihat peraturan-peraturan dan pajak-pajak, pemerintah, atau usaha-usaha, pekerjaan-pekerjaan, bayaran-bayaran, atau persoalan-persoalan keluarga dan anak-anak, penyakit, rasa sakit dan luka hati.
Hidup kita begitu terikat dengan perkara-perkara dunia, sehingga hati kita tidak punya ruangan tentang Allah.  Ada sesuatu yang perlu kita lihat.  Bukalah mata Anda dan lihatlah. Kita hidup di kota besar dan ada banyak keluarga-keluarga yang terhilang disekitar kita, mereka benar-benar seperti lautan yang luas. Saya pernah berdiri di tengah-tengah gunung yang luas. Dari horisontal ke horisontal sejauh mata dapat memandang ladang gandum yang begitu luas melambai-lambai ditiup angin. Saya melihat kota kita seperti itu.  Setiap arah Anda lihat, ada beribu-ribu orang yang memerlukan Tuhan.
Dan ini adalah tugas kita dari Tuhan. Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah. Satu saat mereka akan menghadapi hukuman kekal.  Bagaimana dengan Anda, apakah Anda siap? Tuhan kita sangat sadar akan kebutuhan manusia di sekitarNya. Dan ketika Ia melihat orang-orang banyak, hatinya tergerak dengan belas kasihan atas mereka karena mereka letih lesu berserakan sepeti domba tanpa gembala.  Dan Ia berkata kepada murid-muridNya, ‘Tuaian memang banyak, tapi pekerja sedikit.
PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN
1.      Apakah anda sudah lahir baru?  Maukah saudara dipakai Tuhan?


2.      Bersediakah anda memberitakan kabar baik bagi saudara kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...