Selasa, 06 Juni 2017

2 TAWARIKH 6:36 VS 1 YOHANES 3:9. Dalam 2 Tawarikh TERTULIS, "semua berdosa", TETAPI dalam 1 Yohanes, "setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi".

JAWAB: (Kategori: salah memahami konteks ayat)
Apabila mereka berdosa kepada-Mu—karena tidak ada manusia yang tidak berdosa—dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri yang jauh atau yang dekat,
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak terus-menerus berbuat dosa; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat terus- menerus berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Alkitab LAI TB Edisi ke-1, 1 Yohanes 3:9,
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.
Alkitab LAI TB Edisi ke-2 dengan tepat menerjemahkan 1 Yoh 3:9. Jadi ayat itu dimaknai sebenarnya yaitu tidak terus-menerus berbuat dosa. Jadi tidak kontradiksi dengan 2 Tawarikh 6:36. Perhatikan juga terjemahan NIV dan NLT yang tepat menerjemahkannya.
NIV 1 John 3:9 No one who is born of God will continue to sin (Tidak seorangpun yang lahir dari Allah akan terus-menerus berbuat dosa), because God's seed remains in him; he cannot go on sinning (tidak dapat terus-menerus dalam keadaan berdosa),
because he has been born of God.
NLT 1 John 3:9 Those who have been born into God's family do not sin (tidak berbuat dosa lagi), because God's life is in them. So they can't keep on sinning (tidak dapat terus-menerus dalam dosa),
because they have been born of God.
Jadi perlu dipahami bahwa pengertian kedua ayat tersebut berbeda. tidak ada kontradiksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Barter Tuhan dengan Apapun

 Nats: Mat 19:16-24 Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hi...