Selasa, 06 Juni 2017

Berapakah tentara berkuda tawanan Daud? a. 1.700 orang (II Samuel 8:4). b. 7.000 orang (I Tawarikh 18:4).

JAWAB : (Kategori: salah memahami konteks sejarah atau maksud penulis)
"Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan
meninggalkan seratus ekor kuda kereta."
KJV,
And David took from him a thousand chariots, and seven hundred horsemen, and twenty thousand footmen: and David houghed all the chariot horses, but reserved of them for an hundred chariots.
"Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda (Ibrani: 'ELEF REKHEV VESYIV'AT 'ALAFIM PARASYIM) dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta." KJV,
And David took from him a thousand chariots, and seven thousand horsemen, and twenty thousand footmen: David also houghed all the chariot horses, but reserved of them an hundred chariots.
Seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dibandingkan dengan tujuh ribu orang pasukan berkuda sepintas lalu adalah perbedaan. Terjemahan LAI salah menerjemahkan angka ini karena mengambil sumber lain. Namun yang tepat adalah naskah Ibrani Teks Masoretik. Kata seribu (Ibrani, 'ELEF) dalam 2 Samuel 8:4 adalah seribu kereta (Ibrani: 'ELEF USYEVA'-ME'OT PARASYIM). Jadi, yang menjadi perbedaan adalah 700 orang pasukan berkuda dalam 2 Samuel 8:4 dengan 7000 orang pasukan berkuda dalam 1 tawarikh 18:4. Selanjutnya tujuh ratus dan tujuh ribu, antara ratus (ME'AT) dan ribu ('ELEFIM) memang beda jauh.
Berdasarkan 1 Tawarikh 18:3, pertempuran ini terjadi di negeri tetangga Hamat, atau dekat dengan Hamat (Lihat Bilangan 13:21, dan Kejadian 10:18), atau berdasarkan 2 Samuel 10:17 terjadi di Helam, perbedaan yang dapat dimengerti dengan asumsi sederhana bahwa Helam yang tidak diketahui pasti tempatnya adalah suatu tempat yang dekat dengan Hamat. Jadi, kemungkinan besar ini adalah dua pertempuran yang terjadi di dua tempat yang berbeda. (sumber: Keil & Delitzsch Commentary on the Old Testament: New Updated Edition, Electronic Database. Copyright (c) 1996 by Hendrickson Publishers, Inc.)
36) SANGGAHAN :
Kalau Lembaga Alkitab kita salah menerjemahkan seperti ini, apa tidak pernah ada usaha perbaikan dari LAI ?
JAWAB :
Alkitab Terjemahan bukanlah pemegang otoritas final, kita akan mudah menemukan kesalahan penerjemahan tetapi bukan hal itu yang kita inginkan karena yang kita gali adalah firman Tuhan, bukan firman penerjemah. LAI menerjemahkan PL Ibrani tanpa membandingkan dengan naskah-naskah lain yang juga memiliki bobot, jadi kesalahan bukan terletak pada LAI, namanya juga "menerjemahkan" dan tidak mengubah naskah yang diterjemahkan. Namun jelas ada usaha-usaha perbaikan dari LAI. LAI tidak tertutup kemungkinan bisa salah dalam menerjemahkan, sehingga perlu terus- menerus memperbaiki kesalahan juga ketidaktepatan dalam menerjemahkan kata-kata.
Sebagai perbandingan dalam Alkitab yang berbahasa Indonesia, saat ini sudah ada Kitab Suci Indonesian Literal Translation (KS-ILT) yang diterbitkan oleh Yayasan Lentera Bangsa, juga ada Alkitab Indonesian Majority Text Version (IMTV). Sekiranya pembaca dibingungkan oleh beberapa penerjemahan yang berbeda, pembaca dapat membaca Alkitab King James Version dan atau melihat Naskah Ibrani Teks Masoretik untuk Perjanjian Lama dan Naskah Yunani Textus Receptus untuk mengetahui kata sebenarnya dalam bahasa aslinya. Hal ini bisa dilihat melalui software Alkitab seperti Bible Works maupun website Alkitab di Internet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...