Selasa, 06 Juni 2017

MAZMUR 100:5 VS 1 SAMUEL 15:3. Dalam Mazmur TERTULIS, "kasih setia Tuhan untuk selamanya", TETAPI dalam 1 Samuel, "jangan ada belas kasihan kepada orang Amalek, tetapi bunuhlah semuanya, baik itu laki-laki, perempuan, anak-anak, bayi yang masih menyusu, lembu, domba, maupun keledai".

JAWAB : (Kategori: salah memahami cara kerja Tuhan dalam sejarah)
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. Versus : 1 Samuel 15:3
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai."
Mengapa terkesan Tuhan sangat kejam dalam ayat tersebut? Kita harus menyadari mengapa kemarahan Tuhan begitu besar sehingga menggunakan tangan orang Israel untuk menghukum mereka. Orang- orang ini hidup dalam kondisi yang sangat berdosa di mana kejahatan mereka begitu besar, mereka menyembah berhala dan sangat menghujat Tuhan, dan bahkan dalam ibadat mereka, mereka sering mengorbankan anak-anak, hidup dalam dosa-dosa seksualitas / moralitas.
Namun jika suatu bangsa itu bertobat seperti misal bangsa Niniwe pada zaman Nabi Yunus, yang mau dihancurkan seluruh kotanya, maka TUHAN itu menunjukkan kasih setia-Nya dan kebaikan-Nya serta mengampuni dosa-dosanya, sehingga tepat seperti dikatakan Mazmur 100:5 Sebab TUHAN itu baik,kasih setia-Nya untuk selama- lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
Perhatikan pula Tuhan tidak sembarangan menghukum, dalam Perjanjian Lama, hukuman Tuhan ini tidak hanya dilakukan terhadap musuh-musuh Israel, namun juga secara adil terhadap orang Israel sendiri bila mereka menjadi musuh Tuhan seperti dalam kasus dosa bangsa Israel karena 'Penyembahan Berhala Lembu Emas' (Keluaran 32). Juga hal-hal yang tertulis pada ayat-ayat dibawah ini :
29:16 Sebab kamu ini tahu, bagaimana kita diam di tanah Mesir dan bagaimana kita berjalan dari tengah-tengah segala bangsa yang negerinya kamu lalui,
29:17 dan kamu sudah melihat dewa kejijikan dan berhala mereka, yakni kayu dan batu, emas dan perak itu, yang ada terdapat pada mereka.
29:18 Sebab itu janganlah di antaramu ada laki-laki atau perempuan, kaum keluarga atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan TUHAN, Allah kita, untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu; janganlah di antaramu ada akar yang menghasilkan racun atau ipuh.
29:19 Tetapi apabila seseorang pada waktu mendengar perkataan sumpah serapah ini menyangka dirinya tetap diberkati, dengan berkata: Aku akan selamat, walaupun aku berlaku degil -- dengan demikian dilenyapkannya baik tanah yang kegenangan maupun yang kekeringan -
29:20 maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit. Dalam ayat-ayat tersebut diucapkan kutukan menentang penyembahan berhala, atau perzinahan rohani. Suku Israel yang berpaling kepada penyembahan berhala namanya dihapus

Jadi kedua ayat itu tidak kontradiksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...