Rabu, 18 Oktober 2017

Daud: Remaja Yang Berkenan Di Hati Tuhan

Daud adalah raja Israel yang besar. Ia sudah menerima panggilan illahi, diurapi, dan mengukir sejarah kemenangan pada masa remajanya. Bagaimana pengalaman pada masa remajanya itu?
Daud memiliki keunggulan hati di hadapan Tuhan. Hal itu terlihat dari bagaimana pesan (teguran)Tuhan kepada nabi Samuel saat memilih Daud untuk diurapi. Firman Tuhan, “Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mana, tetapi Tuhan melihat hati” (1 Sam 16:7).
Daud adalah seorang pekerja yang tekun, penggembala domba yang tekun, bertanggungjawab dan bekerja keras, bahkan berani melawan singa dan beruang untuk melindungi kawanan ternaknya itu (1 Sam 16:11; 17:34-36).
Daud menyerahkan diri kepada hamba Tuhan dan diurapi Tuhan (1 Sam 16:13).
Daud adalah seorang penyembah/pemazmur bagi Tuhan yang diurapi, penyembahannya membuat roh-roh jahat pergi (1 Sam 16:18, 23).
Daud cinta Tuhan dan tidak mau ada orang mencemoohkan Tuhan (1 Sam 17:26-27).
Daud diremehkan kapasitasnya karena dia hanya seorang penggembala, bahkan dianggap jahat karena sok berani (1 Sam 17:28).
Daud diremehkan raja Saul karena masih muda dan belum kerkapasitas (1 Sam 17:33).
Daud adalah orang yang beriman. Ia tidak melupakan penyertaan Tuhan di masa lalunya dan memakai pengalaman itu untuk menumbuhkan imannya – pengalaman melawan singa dan beruang sebagai diyakininya sebagai penyertaan Tuhan yang mana dari situ ia yakin bahwa Tuhan akan menyertainya saat melawan Goliat (1 Sam 17:34-37).
Daud belum profesional, memakai pedang dan baju perang saja tidak bisa (1 Sam 17:38-39).
Daud berani melawan Goliat semata-mata karena iman dan urapan Roh Kudus. Kata Daud kepada Goliat, ”Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam (Yehovah Sabaoth), Allah segala barisan Israel yang kautantang itu” (1 Sam 17:45).
Dan Daud pun mengalahkan Goliat.
Daud memiliki beberapa kekuatan rohani yang patut diteladani oleh remaja Kristen.
Memiliki hati yang murni sehingga diperkenan di hadapan Tuhan.
Tekun bekerja.
Menyerahkan diri kepada Tuhan untuk diurapi Tuhan sejak remaja.
Hidup sebagai penyembah Tuhan.
Obsesinya adalah memuliakan Tuhan.
Tidak marah atau sakit hati saat diremehkan, direndahkan, diangggap tidak baik.
Pemberani karena Tuhan.
Hidup beriman, menjadikan setiap pengalaman masa silam untuk membangun iman yang positif guna menghadapi tantangan masa depan.
Mengandalkan Tuhan saat menghadapi masalah besar.
Kekurangan Daud yang harus disadari remaja Kristen adalah Daud di masa remaja masih kurang dalam pengembangan SDM menurut standar kompetensi profesionalitas yang ada. Saat remaja, kapasitas Daud masih terbatas. Kelak di kemudian hari, setelah ia menjadi tentara profesional, Daud meraih prestasi berlipat ganda – Saul hanya mengalahkan beribu-ribu sedangkan Daud mengalahkan berlaksa-laksa musuh (1 Sam 18:7).  Artinya, beriman, diurapi, dan plus SDM profesional telah mengantarkan Daud mencapai pencapaian-pencapaian yang luar biasa. Kalau sejak remaja kita sudah mengembangkan SDM, pasti prestasi yang diraih akan luar biasa. Namun harus diingat bahwa SDM unggul tanpa disertai Tuhan tidak akan berarti apa-apa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...