Sabtu, 26 Oktober 2019

Hidup untuk Menghasilkan Buah
Yohanes 15:1-8


Kata Yesus lagi, "Aku pohon anggur yang sejati, dan Bapa-Ku adalah tukang kebunnya. Setiap cabang pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap cabang yang berbuah,
dikurangi daunnya dan dibersihkan-Nya supaya lebih banyak lagi buahnya. Kalian sudah bersih karena ajaran yang Kuberikan kepadamu. Tetaplah bersatu dengan Aku dan Aku pun
akan tetap bersatu dengan kalian. Cabang sendiri tak dapat berbuah, kecuali kalau ia tetap pada pohonnya. Demikian juga kalian hanya dapat berbuah, kalau tetap bersatu dengan Aku. Akulah pohon anggur, dan kalian cabang-cabangnya. Orang yang tetap bersatu dengan Aku dan Aku dengan dia, akan berbuah banyak; sebab tanpa Aku, kalian tak dapat berbuat apa- apa."

Orang yang tidak tetap bersatu dengan Aku, akan dibuang seperti cabang, lalu menjadi
kering. Cabang-cabang yang seperti itu akan dikumpulkan dan dibuang ke dalam api, lalu
dibakar. Apabila kalian tetap bersatu dengan Aku dan ajaran-Ku tinggal dalam hatimu,
mintalah kepada Bapa apa saja yang kalian mau; permintaanmu itu akan dipenuhi. Kalau
kalian berbuah banyak, Bapa-Ku diagungkan; dan dengan demikian kalian betul-betul
menjadi pengikut-Ku.

Perikop ini menjelaskan betapa pentingnya seorang percaya hidup untuk menghasilkan buah.
Yesus memberikan perumpamaan mengenai pokok anggur dan ranting untuk
mengilustrasikan hal ini. Tanpa pokok anggur maka ranting tidak dapat menghasilkan buah.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tanpa Yesus orang percaya tidak dapat
menghasilkan buah.

Lalu bagaimana cara agar kehidupan orang percaya menghasilkan buah? Ada dua hal
penting yang perlu diperhatikan dalam hal ini. Pertama adalah pembersihan. Setiap ranting
harus benar-benar dibersihkan agar dapat berbuah banyak. Sama halnya dengan ranting,
kehidupan setiap orang percaya harus dibersihkan dari sifat-sifat buruk agar dapat menjadi
berkat untuk orang yang belum percaya

Pokok selanjutnya adalah tinggal di dalam Kristus. Tinggal di dalam Kristus mencerminkan
relasi yang erat antara orang percaya dengan diri-Nya. Lebih lanjut, tanpa tinggal di dalam
Kristus kehidupan orang percaya tidak dapat menghasilkan buah. Ini dikarenakan Kristus

adalah sumber dimana orang percaya dapat menghasilkan buah atau berdampak bagi banyak
orang.
Pada akhirnya dengan menghasilkan buah kehidupan orang percaya dapat dinikmati
oleh banyak orang yang belum mengenal Yesus. Lebih lanjut banyak orang akhirnya
menerima Yesus sebagai juruselamat melalui setiap perbuatan orang percaya.

By: Felix

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...