Jumat, 08 November 2019

Kesetiaan di tengah penderitaan


Judul: Kesetiaan di tengah Penderitaan
Nats: Rut 1:16-17
Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau   dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi,   ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku  dan Allahmulah Allahku di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi  dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"



Kesetiaan adalah sesuatu yang sudah jarang dijumpai di dunia ini.  Apalagi di saat manusia mengalami yang namanya penderitaan mereka lebih cenderung memilih jalan pintas.  Namun demikian, kesetiaaan tetap menjadi aspek yang penting khususnya bagi kekristenan.

Dari kisah Rut setidaknya ada dua hal yang perlu dimiliki agar seorang percaya bisa menerapkan kesetiaan di tengah penderitaan.  Hal pertama adalah komitmen.  Secara spesifik, komitmen Rut terlihat saat ia menyatakan akan bersama Naomi selamanya dan akan menyembah Allah Naomi (Allah Israel). Pernyataan tersebut sekaligus membuktikan bahwa Rut bersedia untuk menderita asal bersama dengan Naomi.  Ini dikarenakan pada waktu itu kondisi Naomi benar-benar menderita karena tidak memiliki harta benda dan anak-anak.

Kedua adalah konsistensi.  Tidak cukup hanya dengan komitmen untuk membuktikan kesetiaan melainkan harus ada konsistensi di dalamnya.  Rut adalah pribadi yang konsisten.  Ini terlihat dari sepanjang hidupnya ia bersama dengan Naomi dan bersedia menyembah Allah Naomi (Allah Israel).  Dengan kata lain Rut adalah orang yang konsisten karena membuktikan kesetiaannya dengan sebuah tindakan.

Sebagai orang percaya hendaknya kisah Rut menjadi patokan agar kita bisa menjadi orang yang setia meski di tengah penderitaan.  Untuk mewujudkan kesetiaan kita perlu memiliki komitmen dan konsistensi.  Tanpa kedua aspek di atas tidak mungkin seseorang bisa setia dalam penderitaan.

By: Felix 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...