Iman yang sejati

Judul: Iman sejati
Nats: Yak. 2:14-26.
"Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan  ?  Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?



Dalam perikop ini Yakobus ingin menegaskan bahwasanya iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati. Disebut mati karena iman tersebut tidak dapat berdampak bagi orang lain. Dengan kata lain iman yang tak berdampak bukan iman yang sejati.

Iman yang sejati haruslah berdampak. Dampak yang dimaksud adalah dapat dilihat buahnya dalam kehidupan sehari-hari. Yakobus memberikan contoh tentang Abraham dan Rahab. Kedua tokoh ini dibenarkan bukan hanya karna imannya tapi karena banyak orang melihat buah atas iman mereka.

Maka dari itu kita sebagai orang percaya kepada Kristus harus bisa menunjukkan bukti iman kita. Bukti tersebut diwujudkan dengan kita menjadi berkat bagi sesama. 

By: Felix Justian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Ujilah Aku Tuhan (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse