Senin, 06 April 2020

Menantikan kedatangan Tuhan

Judul: Menantikan kedatangan Tuhan
Nats: Mrk. 13:24-27


"Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya 13:25 dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. 13:26 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 13:27 Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

Kedatangan Tuhan sejatinya adalah misteri bagi setiap orang percaya. Sifat misteri dari kedatangan Tuhan ini banyak salah disikapi oleh orang percaya. Acapkali orang percaya takut dalam menantikan kedatangan Tuhan, namun sebenaranya sikap tersebut salah adanya. Dalam Mrk 13:24-27 ada tiga sikap yang harus dilakukan orang percaya dalam menantikan Tuhan:


Sikap pertama adalah siap sedia. Siap sedia berarti menjaga kehidupan sedemikian rupa agar kita siap menyambut kedatangan Tuhan. Dalam Mat 24:43 dijelaskan bahwa kedatangan Tuhan seperti pencuri yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Maka dari itu kita harus selalu siap sedia dengan menjaga kekudusan hidup kita. Sikap kedua adalah berjaga-jaga. Dalam berjaga-jaga menanti kedatangan Tuhan setiap orang percaya perlu memiliki ketekunan. Ketekunan mencakup seluruh aspek hidup orang percaya seperti WPDA, integritas dalam kehidupan, merenungkan firman Tuhan, dan sebagainya.

Sikap ketiga adalah berdoa. Berdoa sejatinya bukan hanya berkomunikasi dengan Allah namun menjaga agar tetap terhubung dengan Dia. Berdoa sejatinya adalah bukti bahwa kita memiliki kesungguhan dalam menantikan kedatangan Tuhan. 

Ketiga hal di atas sudah seharusnya diterapkan ke dalam kehidupan orang percaya dalam menantikan kedatangan Tuhan. Ini dikarenakan dengan ketiga sikap di atas menunjukkan bahwa orang percaya tidak takut dalam menghadapi kedatangan Tuhan melainkan menantikannya dengan tekun.

By: Felix Justian 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...