Senin, 25 Mei 2020

Engkau Harus Memberkati


https://solakristus.blogspot.com/2018/09/kenaikan-kristus-ke-surga-kisah-para.html

Nats: Kis 1:4-8
"1:4 "Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang -- demikian kata-Nya -- "telah kamu dengar dari pada-Ku." 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus " 1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" 1:7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Seringkali banyak orang Kristen yang menganggap berkat hanyalah untuk diri sendiri. Oleh karena itu banyak dari antara mereka yang enggan berbagi dengan sesamanya. Mereka menganggap bahwa berkat untuk dinikmati bukan dibagikan. Lebih dari itu, banyak orang Kristen sudah tidak memiliki simpati pada waktu melihat sesamanya menderita. Tak jarang akhirnya terjadi perpecahan di antara tubuh Kristus.

Kata berkat pada dasarnya tidak hanya bernuansa untuk diterima (bersifat pasif) melainkan juga disalurkan(bersifat aktif). Pada teks di atas kita melihat bahwa para murid masih memiliki konsep yang tidak lengkap tentang berkat yaitu hanya untuk diterima. Ini terlihat dari pertanyaan para murid "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" Pertanyaan ini berkaitan dengan berkat pembebasan dari penjajahan yang diinginkan para murid. Namun demikian, Yesus tidak menjawab pertanyaan para murid karena bukan itu fokusnya. Yesus memberikan perintah kepada para murid agar menjadi saksi sampai ke ujung bumi. Pernyataan ini memberikan konsep yang lengkap tentang berkat yaitu diterima ( menerima kuasa) dan disalurkan (menjadi saksi).

Teks ini mengajarkan kita satu pelajaran penting. Pelajaran tersebut adalah jangan ragu atau bimbang. Yesus berkata dia memberikan kita kuasa untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain. Yang dimaksud kuasa dalam konteks ini adalah keberanian untuk memberitakan Injil. Dengan kata lain Yesus memberikan keberanian pada para murid untuk memberitakan Injil. Maka dari itu janganlah ragu atau bimbang untuk memberitakan injil karena keberanian kita berasal dari Yesus bukan dari diri sendiri.

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...