Jumat, 10 Juli 2020

Setia di segala situasi


https://www.lahirbaru.com/integritas-seorang-hamba/

Nats: Mat 24:45-51

"24:45 Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? 24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. 24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. 24:48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: 24:49 Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, 24:50 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, 24:51 dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."

Dewasa ini kesetiaan semakin sulit untuk dicari. Banyak orang lebih mementingkan kesenangan pribadi dibandingkan menjadi pribadi yang setia. Dalam pekerjaan misalnya: sangat jarang dijumpai orang yang setia mengerjakan tugasnya meski tidak ada yang mengawasi. Mayoritas orang saat tidak diawasi lebih memilih untuk santai dan cuek terhadap tugas yang diberikan. Maka dari itu tak jarang kriteria utama dalam pekerjaan adalah kesetiaan.

Kesetiaan tidak hanya penting dalam dunia pekerjaan melainkan dunia pelayanan. Ini dikarenakan tanpa sebuah kesetiaan pelayanan hanya dianggap sebagai sebuah ajang untuk memamerkan kelebihan masing-masing. Artinya, tanpa kesetiaan pelayanan hanya dipenuhi kemunafikan belaka. Dengan demikian, kesetiaan menjadi harga mutlak untuk sebuah pelayanan.

Nats di atas mengajarkan satu hal penting yaitu kesetiaan selalu mendatangkan promosi. Yang dimaksud promosi adalah penghargaan atas kesetiaan yang sudah kita lakukan. Misalkan: saat seseorang setia sebagai karyawan maka ia bisa saja diangkat menjadi manager suatu hari nanti. Tidak hanya di bidang pekerjaan, di bidang pelayanan pun juga demikian, hanya saja yang menjadi pembeda adalah sang pemberi promosi. Jika di dunia pekerjaan yang memberikan promosi adalah bos, dalam dunia pelayanan adalah Tuhan sendiri

Pada akhirnya hendaklah kita terus setia dalam melakukan apapun yang dipercayakan. Dengan melakukan segala sesuatu dengan setia, niscaya Tuhan akan memberikan promosi untuk kita

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...