Selasa, 01 September 2020

Pasangan Hidup yang dari Tuhan


 

Mengenali pasangan hidup dari Tuhan

Keputusan untuk mengambil langkah menjalani hubungan dengan seseorang berarti harus siap dengan segala resiko kedepannya, karna setiap keputusan yang diambil harus dipertanggungjawabkan. Ada banyak orang diluar sana yang menjalani hubungan hanya untuk sebuah status tanpa mempertimbangkan secara baik dan benar. apapun yang menjadi alasan dalam menjalani sebuah hubungan jangan hanya status yang dikejar karena dikenal tidak laku tetapi lebih dari itu lebih kepada kembali lagi kepada pribadi sendiri apakah secara mental dan pemikiran sudah siap.  Akan menjadi hal yang membuang-buang waktu ketika menjalani hubungan hanya untuk sebuah status karena ketika seseorang memutuskan untuk menjalani hubungan ada banyak hal yg dikorbankan dari waktu, uang, dan tenaga. Harus mengetahui alasan dan keputusan dalam menjalani hubungan dengan lawan jenis.

ada beberapa tahap dalam mengenali pasangan hidup yang dari Tuhan.  Tahap awal dalam menjalani hubungan adalah kenali baik karakter orang yang sedang kita jalani hubungan dengan siapapun itu dia, bagaimana cara mengenalinya harus melalui komunikasi dari komunikasilah kita menjadi tau orang seperti apa yang sedang menjalani hubungan dengan kita. Komunikasi harus membangun bukan hanya percakapan biasa. Komunikasi bukan memanfaatkan, bukan mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Alasan kenapa komunikasi penting kita dapat mengetahui karakter dari orang yang menjalani hubungan dengan kita dan kegiatan yang dia lakukan tipe orang seperti apa pasangan kita. Oleh sebab itu komunikasi penting sekali untuk dibangun dengan orang yang sedang menjalani hubungan dengan kita.  Komunikasi yang tidak boleh ada dalam hubungan ada percakapan mengenai seks, hindarilah orang yang dalam percakapan selalu mengajak kita untuk seks dalam percakapan firman Tuhan sendiri mengatakan "1 Petrus 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus".  Dalam percakapan kita haruslah membangun karena tanpa di sadari sudah merusak kekudusan hidup.

Jangan takut untuk meninggalkan orang yang dalam komunikasi tidak membangun sama sekali, hindarilah komunikasi yang tidak berkualitas dan juga tidak membangun diri kita sama sekali karena hubungan di dalam Tuhan harus bertumbuh di dalam Kristus. Karena Tuhan menginginkan hidup yang tidak bercela dihadapan Tuhan seperti kata firman Tuhan "Ulangan 18:13 Haruslah engkau hidup dengan tidak bercela di hadapan TUHAN, Allahmu."  komunikasi yang salah membuat kita tidak bertumbuh dihadapan Tuhan karena untuk alami pertumbuhan harus jaga kekudusan hidup dihadapan Tuhan. Jangan membuka celah untuk dosa masuk sebab upah dosa ialah maut. Oleh sebab itu Kualitas komunikasi penting untuk membangun diri dihadapan Tuhan semuanya hanya bagi hormat dan kemuliaan nama Tuhan, ketika semuanya dijalankan dengan pimpinan Tuhan maka Tuhanlah yang menjadi pemimpin dalam hubungan yang dijalani.

Dari komunikasi juga dapat mengenal orang yang sedang kita jalani hubungan karakter atau temperamen seperti apa yang dimiliki karena ketika berumah tangga akan ada banyak hal yang tidak diketahui, melalui komunikasi ada banyak sisi yang dapat dipelajari apakah kedepannya orang yang sedang menjalani hubungan serius dengan kita dapat menjadi penyeimbang dalam karir, keuangan dan masa depan.

Tahap yang kedua adalah orang yang hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, memiliki standar hidup yang berpatokan kepada kebenaran Firman Tuhan. Ketika menemukan seseorang yang memiliki standar hidup yang benar dan berpatokan kepada firman Tuhan orang tersebut akan takut untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip kebenaran. Stop menjalani hubungan dengan orang yang masih tahap pacaran saja berani mencium bibir, ciuman yang wajar dalam menjalani hubungan boleh mencium hanya sebatas cium pipi kanan dan kiri lebih dari itu tidak boleh. Kedua pegang-pegang bagian tubuh kita yang sangat sensitif jangan pernah kita mengundang pencobaan bagi diri kita sendiri. "Markus 14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Hindarilah orang yang mengajak kita untuk melakukan hubungan sebelum ada dalam pernikahan kudus yang diberkati Tuhan. Karena ketika hubungan sudah dinodai dengan sesuatu yang tidak kudus itu akan membuat hidup kita ada dalam rasa bersalah yang cukup amat dalam kenapa perasaan seperti itu ada karena kita sudah mencuri dari apa yang Tuhan telah tetapkan untuk terjadi hanya di dalam pernikahan. Ada masalah yang akan timbul ketika orang yang melakukan hubungan sebelum pernikahan adalah rasa untuk menghargai pasangan tidak ada sama sekali.

Tahap yang ketiga dan melandasi semuanya adalah takut akan Tuhan dan memiliki tujuan yang sama di dalam Tuhan, hubungan dengan Tuhan membawah kepada pertumbuhan secara rohani. Hubungan yang membuat kita benar-benar mengalami Tuhan dalam perjalanan hubungan yang dibangun.  Itulah beberapa hal mengenai pasangan hidup dari Tuhan.

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...