Senin, 14 September 2020

Pembaharuan Rohani


 Nats: Tit 3:5-6

"3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, 3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita.

 

 

Kerohanian adalah aspek yang perlu diperhatikan dalam kekristenan. Ini dikarenakan kerohanian adalah indikator hubungan seorang percaya dengan Yesus. Artinya jika kerohaniannya kering maka bisa dipastikan ia jauh dari Tuhan. Sebaliknya, jika kerohaniannya sehat maka bisa dipastikan ia dekat dengan Tuhan. Namun demikian, masih banyak orang percaya yang tidak menyadari hal ini dan cenderung mengabaikannya. Ini menyebabkan kemunduran rohani yang terjadi dalam kehidupan banyak orang percaya.

Dalam suratnya kepada Titus, Paulus sangat menekankan pentingnya kerohanian semua orang percaya. Tanpa kerohanian yang sehat maka bisa dipastikan seorang percaya akan semakin jauh dari Tuhan. Lebih lanjut, untuk mencapai kerohanian yang sehat diperlukan pembaharuan. Pembaharuan itu dikerjakan oleh Roh Kudus dalam setiap kehidupan orang percaya.

Untuk bisa mengalami pembaharuan rohani ada beberapa langkah yang harus dilakukan orang percaya. Langkah pertama adalah membuka hati. Setiap orang percaya perlu untuk membuka hati agar mengalami pembaharuan rohani. Tanpa keterbukaan hati Roh Kudus tidak bisa bekerja untuk melakukan pembaharuan rohani. Ini dikarenakan Roh Kudus bukan Roh yang suka memaksa sehingga perlu keterbukaan hati

Langkah terakhir adalah membuang sampah rohani. Sampah rohani yang dimaksud adalah segala hal yang bisa menghalangi kita dekat dengan Tuhan. Misalkan: sikap buruk, keterikatan kita akan sesuatu, dan sebagainya. Dengan melakukan hal ini maka seorang percaya akan mengalami pembaharuan rohani yang dikerjakan oleh Roh Kudus

Pada akhirnya hendaknya sebagai orang percaya tetap mengandalkan Tuhan agar pembaharuan rohani terjadi di dalam hidup kita.


By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...