Kolom Opini: Allah dan Penderitaan

 KOLOM OPINI


 

        Pada hakikatnya penderitaan sudah menjadi bagian dalam kehidupan setiap orang. Penderitaan tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain: bencana alam, kejahatan, dan sebagainya. Pada akhirnya berbagai faktor tersebut menyebabkan banyak orang menderita. Penderitaan tersebut bisa mencakup banyak hal seperti kehilangan harta benda, kehilangan orang yang paling disayang, dan sebagainya.

        Pertanyaan yang kemudian muncul adalah dimanakah Allah saat penderitaan terjadi? Pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan banyak orang Kristen yang kemudian menyebabkan mereka menjadi skeptis akan kehadiran Allah yang maha baik. Pada akhirnya sikap skeptis ini menyebabkan mereka kehilangan iman kepada Allah dan menganggap Allah adalah pribadi yang jahat dan tidak berkuasa.

        Dalam kekristenan terdapat banyak sekali solusi untuk menjawab masalah penderitaan. Salah satunya adalah teodise yang diartikan sebagai suatu bentuk pembelaan bahwa Allah tidak bisa dipersalahkan atas masalah penderitaan yang terjadi karena Ia mahabaik dan mahaadil. Seorang teolog sekaligus filsuf bernama C.S Lewis menyatakan bahwa penderitaan tidak menjadikan Allah kehilangan kemahakuasaan-Nya. Ini terjadi karena kemahakuasaan Allah tidak dibatasi oleh apapun dan tidak bisa diganggu gugat. Dengan kata lain, meskipun dunia penuh dengan penderitaan Allah tidak kehilangan kontrol-Nya atas dunia.

        Selain mahakuasa, Allah adalah pribadi yang mahabaik. Kemahabaikkan dari Allah diwujudkan dengan keinginannya untuk membuat semua makhluk ciptaan-Nya merasakan kebaikkan yang hakiki. Dengan demikian, penderitaan bukan terjadi karena Allah melainkan karena kehendak bebas manusia. Maka dari itu Allah tidak bisa dipersalahkan atas penderitaan yang terjadi.

        Pada akhirnya meski manusia mengalami penderitaan namun Allah tetap memegang kendali. Artinya tidak seorang pun menderita tanpa seizin dari Allah. Maka dari itu manusia dituntut untuk selalu percaya bahwa Allah menyediakan yang terbaik untuk kehidupannya.


Sumber:

Esther Gunawan. Meneropong Makna Penderitaan Manusia menurut konsep Teodise C.S Lewis. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan. Malang: Literatur SAAT, 2017.

C.S Lewis. The Problem of Pain. Bandung: Pioneer Jaya, 2007.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse

Ujilah Aku Tuhan (Lirik & Chord)