Kolom Opini: Perspektif Kristen terhadap vaksin

KOLOM OPINI

        Dewasa ini banyak berita yang menampilkan pro dan kontra penggunaan vaksin terhadap virus Covid 19. Golongan pro mengatakan bahwa vaksin adalah serum untuk membantu agar virus tidak bisa masuk dan menambah kekebalan tubuh. Namun, golongan kontra menganggap vaksin hanya akan mempercepat seseorang terjangkit virus. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud vaksin dan bagaimana harus menyikapinya?

        Dilansir dari kesehatan.kontan.id, Tyas mengatakan bahwa vaksin merupakan zat atau substansi yang berasal dari virus yang dilemahkan dan berfungsi membantu tubuh melawan penyakit tertentu. Tubuh yang sudah divaksin akan membentuk antibodi terhadap virus tertentu. Karena itu, vaksinasi sangat penting agar tubuh bisa melawan penyakit tertentu. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog, dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, mengatakan vaksin dimasukkan ke dalam tubuh melalui dua cara yakni disuntikkan atau diteteskan. Vaksin akan memicu sistem kekebalan tubuh manusia. Kemudian sel-sel imunitas akan teraktivasi yang pada akhirnya membentuk antibodi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa vaksin adalah substansi virus yang lemah dan membentuk kekebalan tubuh setelah disuntikkan.

        Dalam kekristenan pun terdapat pro dan kontra dalam penggunaan vaksin. Golongan kontra menyatakan bahwa vaksinasi dengan alasan merusak Bait Allah (1 Kor 3:16-17). Ini dikarenakan vaksin terbuat dari bibit virus yang dilemahkan. Lain halnya dengan golongan kontra, golongan pro berpendapat bahwa vaksin tidak merusak bait Allah karena tidak ada korelasi antara bibit virus dengan bait Allah.

        Terlepas dari pro dan kontra yang ada, pada hakikatnya kekristenan memandang vaksinasi sebagai sesuatu yang layak untuk dilakukan. Ini dikarenakan vaksinasi sejatinya berhubungan dengan bagaimana kita menjaga tubuh kita sebagai persembahan yang hidup di hadapan Allah. Lebih lanjut perintah untuk melakukan vaksin berasal dari pemerintah yang notabene adalah kepanjangan tangan Allah. Sudah sepatutnya kita menaati perintah dari pemerintah asalkan tidak bertentangan dengan Firman Allah.

Sumber: 

https://kesehatan.kontan.co.id/news/pengertian-vaksin-dan-cara-kerjanya-terhadap-tubuh

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5220093/cek-fakta-vaksin-benarkah-punya-efek-samping-menakutkan.

https://tuhanyesus.org/pandangan-kristen-terhadap-imunisasi

Norman Geisler, Etika Kristen: Pilihan dan Isu Kontemporer, Malang: Literatur SAAT, 2015.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Ujilah Aku Tuhan (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse