Semua hari baik adanya


 Nats: Luk 6:1-5

"Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya. 6:2 Tetapi beberapa orang Farisi berkata: "Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat? " 6:3 Lalu Yesus menjawab mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar, 6:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?" 6:5 Kata Yesus lagi kepada mereka: "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Hari Sabat adalah hari yang sangat sakral bagi kalangan orang Yahudi. Di hari ini banyak orang Yahudi yang tidak melakukan pekerjaan. Ini terjadi karena banyak orang Yahudi menyadari bahwa hari Sabat adalah hari untuk beristirahat. Salah satu pekerjaan yang dilarang adalah memetik gandum di hari Sabat. Pekerjaan ini dilarang karena semua orang Yahudi harusnya memetik hasil panen mereka pada hari keenam atau H-1 sebelum Sabat.

Yesus melihat bahwa sejatinya hari Sabat tidak boleh dimaknai dengan salah. Pemaknaan yang salah disini adalah menuhankan hari Sabat. Banyak orang Yahudi menganggap bahwa hari Sabat adalah segala-galanya sehingga meletakkan Tuhan di bawah hari Sabat. Ini menyebabkan mereka tidak bisa mengerti bahwa semua hari yang diciptakan Tuhan baik adanya

Pada akhirnya sebagai orang percaya hendaknya kita melihat bahwa Tuhan lebih tinggi dari hari Sabat. Pemahaman ini menyebabkan kita mengerti bahwa semua hari pada dasarnya baik.

By: Felix Justian Harnanta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Ujilah Aku Tuhan (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse