Kolom Opini: Tanggapan Gereja terhadap hoaks covid 19

 

Hoaks diartikan sebagai berita bohong yang atau berita yang tidak bersumber. Artinya berita ini muncul hanya dari asumsi pribadi tanpa landasan yang kuat. Namun demikian, dewasa ini masih banyak orang yang mempercayai hoaks. Ini terjadi karena kurangnya edukasi dari berbagai lembaga.

Dalam kekristenan salah satu lembaga yang bertugas untuk mengedukasi jemaat adalah Gereja. Beberapa bulan lalu pernah beredar bahwa gereja mengharamkan vaksin. Ini terjadi karena ada beberapa golongan yang menyatakan bahwa vaksin sebagai tanda bahwa seseorang adalah pengikut antikristus (666). Lebih lanjut, bagi golongan ini corona adalah virus buatan yang dibuat oleh sekte iluminati demi mendapatkan banyak pengikut. Mereka melandasi argumen mereka pada Why 13:16-18

Hoaks di atas tentu saja membuat banyak orang kristen resah karena menimbulkan ketakutan perihal vaksin. Padahal jika dilihat dari landasan yang dipakai yaitu Why 13:16-18 tidak ada sama sekali indikasi bahwa vaksin diartikan sebagai microchip 666.

Pada dasarnya Why 13:16-18 tidak berbicara mengenai tanda microchip 666 karena angka ini tidak bisa dimaknai secara harafiah melainkan secara simbolik. Yang dimaksud simbolik adalah angka 666 menunjukkan orang yang tidak menyembah kepada Kristus melainkan kepada ilah-ilah yang dibuat oleh setan. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa tanda itu diletakkan di dahi dan lengan. Dahi dan lengan merepresentasikan sebuah sikap penyembahan kepada sesuatu ilah. Jika digabung maka angka 666 yang diletakkan di dahi dan lengan mengindikasikan ketidakpercayaan kepada Tuhan seutuhnya dan lebih memilih menyembah ilah-ilah lain.

By: Charismata News Team

Sumber:

Hans Jimenez Salim. https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4603509/cegah-hoaks-covid-19-pgi-minta-gereja-jadi-pusat-informasi-dan-edukasi. Internet: diakses 15 Juli 2021.

Aune, David. Word Biblical Commentary: Revelation 6-16. Texas: Word Books Publisher, 1998

Kirstmaker, Simon. Revelation: New Testament Commentary. USA: Baker Books Publisher, 2001.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse

Mengampuni (Lirik & Chord) Maria Shandi