Yesus sebagai Anak Allah (part 2)


         Gelar Anak Allah dalam Injil Yohanes berbicara tentang kesatuan Yesus dengan Bapa. Yesus dengan tegas mengatakan Aku dan Bapa adalah satu (10:30).[1]  Klaim atau kalimat ini membuat orang-orang Farisi marah dan mengambil batu mau membunuh Yesus (10:31).[2]  FF Bruce berkomentar mengenai Yoh 10:30, “So responsive is the Son to the Father that he is one in mind, one in purpose, one in action with him.” David Imam Santoso menambahkan, “Kata satu disini bukan heis(maskulin) yang menunjuk pada person, melainkan hen(neuter) yaitu satu yang menunjuk pada kesatuan yang berarti Anak dan Bapa merupakan satu kesatuan bukan satu person yang sama.”[3]  Melalui penjelasan diatas maka bisa dikatakan bahwa Bapa dan Yesus tidak bisa dipisahkan satu sama lain, baik dalam tindakan, tujuan dan pikiran

 Klaim mengenai kesatuan Bapa dan Anak ini pernah disanggah oleh seorang yang bernama Arius.  Robert Letham meringkas pandangan Arius, “Anak memiliki suatu asal yang ex nihilo (dari yang tidak ada).”[4]  Sebelum Ia diciptakan, Ia tidak eksis.[5]  Pandangan Arius ini tidak bisa dibenarkan karena ia merendahkan eksistensi Anak.  Da Carson mengatakan, “In short although the words I and the Father are one do not affirm complete identity, in the context of this book they certainly suggest more than that Jesus will was one with the will of his Father, at least in the weak sense that a human being may at time regulate his own will and deed by the will of God.”[6]  Melihat pemaparan di atas maka bisa dikatakan bahwa meskipun Yesus memiliki natur manusia namun tetaplah kehendak Bapa yang terjadi atasNya karena Mereka satu adanya.



 

[1] David Imam Santoso, Theologi Yohanes: Intisari dan Aplikasinya, (Malang: Literatur SAAT, 2005),47

 

[2] Ibid.

 

[3] Santoso,47.

 

[4] Robert Letham, Allah Trinitas, diterjemahkan oleh Lanna Wahyuni,(Surabaya: Penerbit Momentum,2011),116.

 

[5] Ibid.

 

[6] Carson ,395.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse

Mengampuni (Lirik & Chord) Maria Shandi