Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Perbuatan Baik Sebagai Buah Keselamatan

"...Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,"   Titus 3:5 Dunia mengajarkan sebuah prinsip bahwa kunci untuk mendapatkan keselamatan kekal adalah banyak melakukan amal kebaikan.  Karena itu kita harus sering-sering menolong orang lain, memberi sedekah kepada fakir miskin dan sebagainya, di mana semua itu adalah investasi yang sifatnya kekal.  Namun Alkitab menyatakan bahwa kebajikan atau perbuatan baik yang dilakukan oleh orang berdosa adalah seperti kain kotor.  "Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin."   (Yesaya 64:6). Sebanyak apa pun amal dan kebaikan yang dilakukan takkan pernah mengubah status berdosa di pemandangan Allah, kecuali

Tuhan Telah Membentuk

Yeremia 1:4-19 Tuhan lebih mengetahui akan pribadi kita melebihi siapapun,   karena Dialah Allah yang telah membentuk kita dengan tangannya sendiri sebelum kita di lahirkan ke dalam dunia Ia telah mengenal kita.    Semua yang Tuhan kerjakan dalam hidup manusia itu berbeda tetapi ketika Tuhan memilih hidup kita untuk di pakai dalam ladang Tuhan tdk ada yang mustahi,   untuk Tuhan dapat mengerjakan hal-hal yang mustahil bagi kekuatan manusia kita tetapi bagi Tuhan itu bukanlah hal yang mustahil. lakukan segala sesuatu jangan pernah melihat kemampuan manusia kita,   kalau kita hanya berfokus pada kemampuan manusia karya Tuhan tidak akan terjadi dalam hidup kita. Ayat 5“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” Tuhan mengenal pribadi hidup kita bukan hanya pada saat itu Yeremia yg Tuhan ingin pakai Tuhan berbicara kp

Bilangan 17:1-13 "Tongkat Harun Berbunga"

Setiap orang yang sudah ditentukan menjadi seorang pemimpin dalam berbagai bidang yang dipercayakan pada kita semuanya harus dipertanggung jawabkan dihadapan Tuhan akan apa yang telah dipercayakan sepenuhnya oleh Tuhan dalam hidup kita.   Jangan pernah ada keraguan dalam hati ketika kita dipercayakan suatu tanggung jawab yang besar ataupun kecil karena semuanya memiliki nilai yang sama di mata Tuhan tergantung dari setiap pribadi memandang segala sesuatu yang dipercayakan. Pengucapan syukur dalam setiap hal yang dipercayakan itu penting Tongkat ini berbicara mengenai kepemimpinan yang dipercayakan supaya sedikit meringankan Musa dalam mengatasi bangsa Israel pada waktu itu.   Ayat 2 Allah memerintahkan kepada Musa untuk bangsa Israel mengangkat seorang pemimpin dalam setiap suku dan semuanya berjumlah 12 suku.   Kepemimpinan yang dipercayakan itu berasal dari atas, tinggal bagaimana setiap pribadi menjalankan tongkat kepemimpinan yang dipercayakan dalam hidup kita. Ayat 3

Perjuangan Umat Tuhan

Kalau kita memahami dunia akhir zaman ini sangat rawan.   Maka hal itu seharusnya memacu kita lebih bersungguh-sungguh dalam memperlengkapi diri dengan perlengkapan senjata Allah agar tampil sebagai pemenang.   Kalimat ini senada dangan apa yang diucapkan oleh Paulus “ Galatia 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”   Pernyataan ini sama artinya jangan membuat monster (keinginan daging/sebuah penyimpangan) kita tetap hidup kuat dan menguasai kehidupan kita Firman Tuhan mengatakan; Waspadalah (Ibr. 3:12), kata ini merupakan peringatan atau ancaman.   Peringatan ini tidak membuat kita orang Kristen dikejar dengan ketakutan-ketakutan, tetapi peringatan yang membuat kita tetap waspada dan berjuang untuk menjadi umat yang layak bagi-Nya.   Menjadi umat yang layak artinya tidak sama dengan dunia ini dalam pola berpikir dan pola hidup kita (Rm. 12:2).   Itulah sebabnya Roh Kudus m