Senin, 01 Mei 2017

Tuhan melihat ketaatan hidup

1 Samuel 16:1-13 "Daud diurapi menjadi raja"
Ketaatan kepada hal-hal yg kecil itu penting Tuhan tidak melihat seberapa hebat kita,  tetapi ketaatan yg dimiliki dlm hidup itu cukup penting.   Saul merupakan salah satu contoh ketidaktaatan sehingga ia ditolak oleh Allah karena tidak menuruti apa yang sesuai dengan perkataan Allah justru dia melakukan sesuai dengan kehendaknya manusia.
Perbuatan yang salah dari pribadi Saul adalah tidak menyadari kesalahan yg dia lakukan,  mungkin bagi dia itu merupakan hal tidak usah terlalu dipikirkan dengan caranya sendiri dia mengatasi apa sudah dia lakukan dengan tindakan ketidaktaatan dari pada hidup Saul. Kita tentu mengenal Allah yang kita sembah merupakan Allah yang tidak pernah mengingat segala bentuk kesalahan yang kita lakukan,  tetapi dari pribadi kita apakah kita sadar apa yang kita lakukan itu salah dan tidak mendatangkan keuntungan sama sekali dalam pribadi kita Allah justru tidak berkenan akan hidup kita.  Saul lebih melihat kepada manusia dibandingkan dengan Daud ia lebih memandang kepada Tuhan.
Daud bukan tipe seorang pemimpin yg diharapkan oleh bangsa Israel tetapi itulah yg dipilih Allah untuk menjadi seorang pemimpin atas bangsa Israel, manusia boleh memandang secara fisik tetapi Tuhan lebih melihat hati.  Kerelaan diri untuk melakukan banyak hal untuk mendatangkan hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan itu penting. 1 Samuel 16:7 (TB)  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."  jangan pernah melakukan segala hanya melihat kepada kemampuan tetapi lakukanlah segala sesuatu yang telah dipercayakan dalam hidup kita dengan sungguh-sungguh karena Tuhan melihat hati.  Tidak perlu memandang kepada manusia,  karena kebanyakan hanya kekecewaan yg akan didapat.
Pengurapan itu berasal dari Tuhan,  ketika pengurapan itu ada atas hidup kita untuk apa kita merasa gentar dan takut atas apa yang dipercayakan,  yang paling utamakan usahakanlah segala sesuatu dengan maksimal jangan setengah-setengah dalam mengerjakan semua hal yang dipercayakan sebab ada urapan Tuhan dalam setiap hal yang kita kerjakan. Karena apa yang dilakukan bukan untuk menjadi kebanggan diri atau dilihat oleh orang lain tetapi apa yang dikerjakan dan dilakukan itu semua mendatangkan hormat bagi kemuliaan nama Tuhan,  Tuhan disukakan ketika segala sesuatu kita lakukan dengan hati. 1 Samuel 16:13 (TB)  Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama."
Oranglain mungkin tidak memperhitungkan semua hal yang kita lakukan dan kerjakan tetapi Tuhan melihat hati apa kita kerjakan,  seorang bisu saja walaupun tidak dapat berbicara tetapi dia dapat mengekspresikan bahwa dia mengasihi Tuhan dengan mimik dan gerakkan dia tidak perlu orang mau melihat seperti apa,  tetapi dia memiliki hati yg mau berserah untuk Tuhan.

Hal -hal yang di dapatkan :
1.       Jangan pernah menyepelekan segala hal yang kita kerjakan baik itu kecil ataupun tidak tetapi disitu akan teruji kesetiaan hidup kita.
2.       Cari perkenanan Tuhan,  dunia mau seperti apa mengenai hidup kita yang paling utama adalah Tuhan itu tetap ada dalam hidup kita.


3.       Hati yang siap itulah yang Tuhan akan pakai bukan yang dilihat manusia tetapi apa yang dilihat Tuhan atas hidup kita. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Tunda

Nats: Luk 7:36-38, 47. "Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu d...