Jumat, 23 Juni 2017

Berapa Daud membayar barang peternakan ? a. 50 syikal perak (II Samuel 24: 24) b. 600 syikal emas (I Tawarikh 21: 22-25)

JAWAB : (Kategori: salah memahami konteks sejarah atau maksud penulis)
Tetapi berkatalah raja kepada Arauna: "Bukan begitu, melainkan aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada TUHAN, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa." Sesudah itu Daud membeli tempat pengirikan dan lembu-lembu itu dengan harga lima puluh syikal perak.
KJV, for fifty shekels of silver.
Bahasa Ibrani, DAVID ET-HAGOREN VE'ET-HABAKAR
BEKHESEF SHEKALIM KHAMISHIM
versus
Maka Daud memberikan kepada Ornan sebagai bayaran tempat itu
emas seberat enam ratus syikal.
Bahasa Ibrani, VAYITEN DAVID LE'ARNAN BAMAKOM
SHIKLEI ZAHAV MISHKAL SHESH ME'OT
Catatan dalam 2 Samuel 24:24 menunjuk kepada pembayaran harga secara langsung yang dilakukan Raja Daud kepada Arauna (atau disebut juga "Ornan") untuk 2 ekor lembu dan eretan-eretan pengirik serta perkakas lembu milik orang Yebusi yang menggunakannya saat Daud mengungjunginya. Persisnya ucapan Daud dalam ayat 21 sebagai berikut "Untuk membeli tempat pengirikan ini dari padamu dengan maksud mendirikan mezbah bagi TUHAN". tempat pengirikan umumnya adalah suatu lokasi dengan luas yang sedang-sedang, biasanya lebarnya tidak lebih dari 30 atau 40 kaki. Harga pasar dari

Tetapi dalam 1 Tawarikh 21:25 kita diberitahu bahwa Daud membayar harga yang jauh lebih tinggi, yaitu 600 syikal emas yang kemungkinan nilainya adalah 180 kali 50 syikal perak. Tetapi rupanya angka dalam kitab Tawarikh ini mencakup bukan hanya harga lembu dan eretannya, melainkan juga seluruh tempat tersebut. Kata-kata dalam bahasa Ibraninya adalah "VAYITEN... BAMAKOM" ("maka Daud memberikan... sebagai pembayaran tempat itu") tampaknya jauh lebih inklusif ketimbang sekadar tempat pengirikan. Dalam sejarah kuno, baik pada abad ke-5 SM maupun pada zaman lain, mustahil sebuah tempat pengirikan berharga 600 syikal emas. Karena itu, lebih tepat jika kita menyimpulkan bahwa Ornan ini memiliki seluruh wilayah Gunung Moria.

Lahan seperti Gunung Moria yang membentang 1.600 kaki pada ketinggian yang dari sana dengan nyaman bisa melihat ke bawah tersebut merupakan lahan yang sangat bernilai, yaitu dengan mudah kita bisa mengerti jika harganya adalah 600 syikal emas. Keuntungan memperoleh lahan yang cukup luas bagi lokasi Bait Suci pasti menarik bagi Raja Daud, yaitu setelah dia melihat kawasan tenpat pengirikan itu dan menyadari betapa untungnya jika mengkhususkan seluruh puncak bukit itu untuk tujuan-tujuan keagamaan dan pemerintahan.

Kemungkinan dalam transaksi yang agak belakangan dengan Ornan barulah Daud membayarnya dengan harga yang jauh lebih tinggi untuk seluruh lahan tersebut, dan penulis kitab Tawarikh merasa cocok untuk mencatat seluruh transaksi ini dipandang dari sudut hasil akhirnya. Jadi, tidak ada kontradiksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbatas itu Berguna

  Nats: Mzm 90:10" Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan ...