Selasa, 18 Juli 2017

TUNDUK DALAM PIMPINAN ROH KUDUS

Baca:  Yehezkiel 47:1-12

"Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi."  Yehezkiel 47:5.  

Pembacaan firman hari ini mengisahkan tentang aliran sungai.  Ada sungai yang mengalir dengan ketinggian mulai dari sepergelangan kaki, lutut, pinggang, dan sampai menjadi sungai.  Pada waktu hanya sampai sepergelangan kaki, lutut ataupun pinggang, orang masih bisa melawan arusnya.  Tetapi ketika air sudah semakin meninggi orang tidak dapat berjalan lagi, apalagi sampai melawan arus, melainkan harus mengikuti aliran sungai itu.  

Ini adalah gambaran perjalanan hidup orang percaya!  Ada pun sasaran hidup orang percaya adalah  "...mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala."  (Efesus 4:13-15).  Kalau kita ingin sampai ke level itu  (sesuai sasaran), mau tidak mau kita harus mengikuti aliran kuasa Roh Kudus.  Namun masih banyak orang Kristen yang tak mau masuk ke dalam aliran  'sungai'  Tuhan ini.  Mereka memilih menjalani hidup sekehendak hati.  Selama kita masih mengeraskan hati, tidak mau tunduk kepada pimpinan Roh Kudus, kerohanian kita takkan bisa bertumbuh, sebaliknya akan mengalami kemunduran.  

Ketika kita mengikuti pimpinan Roh Kudus terkadang kita dibawa kepada suatu keadaan yang tidak mengenakkan secara daging, bertentangan dengan logika, dan tantangan serasa semakin berat, namun bila kita taat seperti Abraham meski tidak tahu kemana Roh Tuhan akan menuntunnya  (baca  Ibrani 11:8)  maka kita akan dibawa kepada rencana-Nya yang indah.  Seberat apa pun tantangannya kita pasti mampu melewatinya,  "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."  (2 Timotius 1:7).  

Dalam pimpinan Roh Kudus kita dibawa kepada rencana-Nya yang indah!  Karena itu jangan berontak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengawasi Hidup dengan Iman yang Teguh

Nats: 1 Ptr 5:8-9 Lawanmu, si Iblis , berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 5:9 Law...