Rabu, 06 September 2017

Manusia perlu tangan kuasa



Ayub 28:1-28 "manusia tidak dapat menemukan hikmat"
Manusia selalu mencari tujuan hidup yang pasti tetapi ketika diri seseorang sudah menemukan hal yang pasti dalam hidupnya dia sudah tidak akan ragu lagi untuk mengambil suatu keputusan dalam hidupnya, karena ada tangan yang ajaib,  yang akan selalu menolong hidup kita sabar dan menanti waktu Tuhan itu penting.
Ayat 1-3 ini merupakan suatu gambaran dari pada manusia yang selalu memiliki perjuangan dalam kehidupannya,  ada banyak hal yang di dapatkan dari setiap perjuangan untuk menemukan sesuatu yang memiliki nilai tersendiri karena ada perjuangan dan kerja keras di dalamnya.   Terkadang manusia sudah melupakan hal paling penting dari setiap perjuangan hidup,  ada ke hampaan di dalam jiwa ini ketika kita mencari tetapi tidak menemukan semuanya itu karena hidup kita telah ada di satu titik yang namanya kegelapan karena tidak menemukan tujuan yang sebenarnya dari kehidupan ini. Hal yang paling salah dari diri manusia ketika tidak menemukan atau tidak menerima hal yang sesuai dengan keinginan cenderung untuk memberontak atau tidak menerima segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan sehingga dari situ manusia mulai mengambil kesimpulan sendiri dalam hidupnya tidak melihat dari rencana Tuhan atau bagian dari yg Allah ijinkan terjadi dalam kehidupan manusia.  Pemikiran yang salah membuat manusia ada dalam titik yg namanya kesesatan dalam berpikir, karena langsung mengambil kesimpulan dari sisi yang negatif bukan dari hal yang positif. Dengan hati kita percaya kepada segala sesuatu pekerjaan Allah dan segala perbuatan Allah yang ajaib tetapi pikiran ini yang selalu membuat kita mengambil kesimpulan yang berakibat kepada pemberontakan.
"1 Korintus 5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran". Buang semua hal yang buruk dalam hidup kita yang tidak akan memberikan dampak yang positif dalam kehidupan pribadi kita,  biarlah kita tetap mempertahankan kemurnian hidup kita di hadapan Tuhan dan kebenaran yang utuh dalam hidup kita jgn pernah hilang karena masalah atau problema hidup tetapi semuanya harus dihadapi dengan kekuatan Tuhan meminta campur tangan Tuhan di balik semuanya.
Ayat 4-5 hidup yang kita jalani tidak segampang yang dipikirkan tentu saja sebagai anak Tuhan ada banyak sekali tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan ini, tetapi segala sesuatu yang datang dalam kehidupan kita,  kita mau melihat dari sisi yang positif atau negatif.   Setiap masalah yang datang dalam kehidupan kita itu merupakan batu loncatan kehidupan kerohanian kita untuk semakin bertumbuh.   Dalam kerinduan dan keinginan hati untuk meresponi setiap hal yang membuat kita bertumbuh dalam Tuhan disana ada campur tangan Tuhan di dalamnya.
Hal-hal yang di dapatkan :
1.       Belajar melihat dari cara Allah bukan secara manusia,  secara manusia ada terdapat banyak kekecewaan sehingga terjadi orang akan ada dalam hal yang namanya kesesatan dalam berpikir.
2.       Tetap bertumbuh dalam kemurnian hidup dan kebenaran firman Tuhan setiap waktu.
3.       Jangan pernah melihat tantangan penghalang untuk mundur dari Tuhan,  tetapi melihat itu sebagai batu loncatan dalam hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengawasi Hidup dengan Iman yang Teguh

Nats: 1 Ptr 5:8-9 Lawanmu, si Iblis , berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 5:9 Law...