Rabu, 18 Oktober 2017

Kiat Menangani Godaan Seksual



Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan orang Kristen untuk mengendalikan diri secara seksual sebelum menikah.
Menyalurkan energi melalui kegiatan fisik dan pelayanan rohani. Waktu-waktu “menganggur” bisa berbahaya. Hindari mendengarkan, melihat atau berada di sekitar hal-hal yang memperkuat pencobaan seksual.
Jangan berusaha menikah hanya karena merasa harus menikah. Berusahalah untuk mengembangkan kasih (menurut 1 Korintus 13, kasih mengacu pada karakter, bukan gelora perasaan). Berusahalah menghormati Kristus di dalam kehidupan dan seluruh hubungan Anda, dan biarkan Allah membawa Anda ke dalam pernikahan menurut waktu-Nya.
Jangan mengikuti arus dunia yang gila seks dan menggugah percabulan, namun perbaharuilah pikiran Anda dengan Firman Allah. Arahkan pikiran Anda hanya pada hal-hal yang patut (Fil. 4:8; lihat juga Rm. 12:1-2). Apapun yang Anda biarkan masuk ke dalam pikiran Anda akan berpengaruh besar bagi kehidupan Anda. Berdoalah agar tetap murni dan tinggal di dalam Firman.
Mengandalkan pertolongan Allah untuk mengendalikan dorongan seksual. Sebelum Allah memberikan orang yang tepat, Ia akan memberi Anda kekuatan untuk melawan pencobaan (1 Kor. 10:13).
Menghindari situasi yang berpotensi mencobai. Meskipun Anda merasa dapat mengendalikan suatu situasi, Anda mungkin tidak akan bisa mengendalikan orang lain.
Memuji dan bersyukur kepada Allah dalam kelajangan Anda. Berpuaslah dengan apa yang Allah lakukan dalam kehidupan Anda saat ini. Jangan selalu mencemaskan masa depan.
Memberi pertanggungjawaban pada saudara seiman sejenis. Bagikan pergumulan Anda pada orang yang dewasa secara rohani dan memahami kebutuhan Anda. (Sumber: John MacArthur, Guideliness for Singleness and Marriage)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengawasi Hidup dengan Iman yang Teguh

Nats: 1 Ptr 5:8-9 Lawanmu, si Iblis , berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 5:9 Law...