Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

ALASAN BERHARAP KEPADA TUHAN

"Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN."   Ratapan 3:26 Kitab Ratapan ditulis Yeremia sebagai ungkapan kepedihan hatinya yang mendalam atas kehancuran Yerusalem:  tembok-tembok kota yang runtuh dan pembuangan orang-orang ke Babel.  Sambil duduk ia menangis dan meratapi Yerusalem:  "Ah, betapa terpencilnya kota itu, yang dahulu ramai! Laksana seorang jandalah ia, yang dahulu agung di antara bangsa-bangsa. Yang dahulu ratu di antara kota-kota, sekarang menjadi jajahan. Yehuda telah ditinggalkan penduduknya karena sengsara dan karena perbudakan yang berat; Jalan-jalan ke Sion diliputi dukacita, karena pengunjung-pengunjung perayaan tiada; sunyi senyaplah segala pintu gerbangnya,"  (Ratapan 1:1, 3, 4). Namun meskipun dimulai dengan ratapan, di balik itu ada pengharapan untuk dipulihkan.  Ada janji pemulihan bagi setiap orang yang berharap kepada Tuhan!  "Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN."  (ayat nas).  Janji pemu

JANGAN BANGKITKAN MURKA TUHAN

"Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap umat-Nya, diacungkan-Nya tangan-Nya terhadap mereka dan dipukul-Nya mereka; gunung-gunung akan gemetar, dan mayat-mayat mereka akan seperti kotoran di tengah jalan."   Yesaya 5:25. Selain berlimpah kasih setia, Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang adil.  Inilah sisi lain yang seringkali dengan sengaja diabaikan dan disepelekan oleh kebanyakan orang Kristen.  Dalam kasih setia-Nya Tuhan menganugerahkan keselamatan dan pengampunan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.  Tetapi dalam keadilan-Nya Tuhan perlu sekali mendidik umat-Nya, dan salah satu bentuk didikan Tuhan adalah hajaran.  "...Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya."  (Ibrani 12:10).  Jadi Tuhan menghajar kita bukan untuk membinasakan, tetapi bertujuan untuk mengembalikan kita pada rancangan-Nya yang semula. Karena itu jangan sekali-kali kita membangkitkan murka Tuhan!  Kata murka berarti m

JATUH KARENA TERLALU LENGAH

"Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel."   2 Samuel 11:1 Saat berdoa di taman Getsemani Kristus menegur murid-murid-Nya yang ketika itu sedang tertidur:   "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."   (Matius 26:40-41).   Tuhan memperingatkan kita agar senantiasa berjaga-jaga dan berdoa supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan.   Mengapa kita harus selalu berjaga-jaga dan berdoa?   Karena   "...Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya."   (1 Petrus 5:8).   Iblis selalu menunggu waktu yang baik   (Lukas 4:13)   untuk menyerang orang percaya, dan waktu yang baik itu adalah ketika kita sedang lengah. Pencobaan bisa datang sewaktu-waktu dan

KESATUAN SEBAGAI ANGGOTA TUBUH KRISTUS

"Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh."   1 Korintus 12:20 Kota Korintus adalah sebuah kota terkenal di Peloponnesus, ibu kota Corinthia.   Sebagai koloni Romawi Korintus sangat kaya karena kemajuan pedagangan, perbankan, pendidikan dan industrinya.   Bisa dikatakan bahwa Korintus adalah kota Metropolitan di masa Perjanjian Baru.   Tidaklah mengherankan jika sebagaian besar anggota jemaat di gereja Korintus adalah orang-orang sukses di dalam karir dan berekonomi sangat mapan. Karena merasa diri   'lebih'   dari yang lain mereka pun menjadi sangat individualistis, mengeksklusifkan diri, dan menganggap remeh yang lain.   Terjadilah perpecahan dan perselisihan di antara jemaat di Korintus seperti yang disampaikan rasul Paulus:   "...kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus."   (1 Korintus 1:12).   Hal itu menunjukkan bahwa mereka b