Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

TAK PERNAH MELUPAKAN KITA

Gambar
"Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau."   Yesaya 49:15 Ketika sedang dihadapkan pada masalah, penderitaan dan tantangan yang berat seringkali kita beranggapan bahwa Tuhan sudah tidak lagi peduli dengan keadaan kita dan bahkan Ia sudah melupakan kita.  Ditambah lagi dengan doa-doa yang sekian waktu lamanya belum juga beroleh jawaban akan semakin mempertegas anggapan tersebut. Kalau kita berpikiran demikian berarti kita tidak mengenal Tuhan dengan benar.  Kita hanya melihat dan menilai segala sesuatunya dari sudut pandang kita sendiri.  Hal pertama yang seharusnya kita lakukan adalah mengoreksi diri, sebab ada tertulis:  "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Di

MEMBANGUN TEMBOK DOA

Gambar
"Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya."  Yehezkiel 22:30 Doa adalah hal penting dalam hidup orang percaya karena doa adalah nafas hidup.  Karena itulah orang percaya harus berdoa setiap saat dan tiada berkeputusan.  Kata tembok pada ayat nas berbicara tentang doa.  Di Yerusalem ada sebuah tembok yang disebut Tembok Ratapan, tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi.  Ini adalah sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Herodes.  Bait Suci itu hancur ketika orang-orang Yahudi memberontak kepada kerajaan Romawi pada tahun 70 Masehi.  Panjang tembok ini semula sekitar 485 meter, dan sekarang sisanya hanyalah 60 meter.  Orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur sebab di situlah ada  'Shekhinah'  (kehadiran Tuhan).  Tembok ini dulu dikenal hanya sebagai Tembok Barat di Ye

WAKTU ITU MAHAL HARGANYA

"Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu."  Matius 24:33 Ketika sedang berpergian dengan mengendarai taksi, hal yang paling diperhatikan oleh kebanyakan orang adalah argometer, alat ukur banyaknya uang yang harus dibayar berdasarkan jarak tempuh dan waktu penggunaan.  Semakin jauh jarak yang ditempuh dan semakin lama waktunya, semakin mahal ongkos yang harus dikeluarkan, terlebih ketika jalanan sedang macet, sementara tujuan masih sangat jauh.  Selama argometer terus berjalan alias waktu terus berputar, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.  Saat itulah kita benar-benar menyadari betapa mahal dan berharganya  'waktu'. Semua orang memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam dalam sehari atau 168 jam dalam seminggu.  Coba renungkan:  berapa banyak waktu yang telah kita pergunakan untuk bekerja atau berkarya?  Dan berapa banyak waktu yang kita manfaatkan untuk mengerjakan perkara-perkar

HIDUP KRISTIANI: Sebuah Pertanggungan Jawab

"...jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia."   2 Korintus 5:1 Segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak ada yang pasti dan tidak ada yang patut untuk dibanggakan dan diharapkan.  Alkitab jelas menyatakan bahwa hidup di dunia ini sangatlah singkat dan keberadaan kita ini hanyalah sebagai pendatang atau perantau  (1 Petrus 2:11).  Karena itu selama menjalani hidup di dunia ini kita harus menunjukkan kualitas hidup yang berbeda.  Rasul Paulus menasihati,  "Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa."  (1 Petrus 2:11), sebab setiap orang akan menghadap takhta pengadilan dan mempertanggungjawabkan segala hal yang sudah diperbuat selama hidup di dunia. Penting sekali memperhatikan ba

MENGUNDURKAN DIRI DAN MENEPI

Gambar
"Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri."   Yohanes 6:15 Sebagian besar orang sangat menyukai ketenaran, popularitas, pujian, penghargaan dan penghormatan dari sesamanya.  Saking hausnya akan hal-hal tersebut mereka rela menempuh segala cara demi mewujudkan apa yang diinginkan.  Demi beroleh ketenaran atau popularitas ada yang pergi ke dukun atau paranormal, minta diberi  'susuk'  atau penglaris, ada yang tega menikung atau menghancurkan teman/sahabat sendiri, ada pula yang rela mengorbankan harga dirinya.  Kita tidak menyadari bahwa ketenaran atau popularitas meski sangat menggiurkan namun sekaligus juga dapat menghancurkan. Alkitab mencatat betapa populernya Kristus pada masa itu karena Ia melakukan perkara-perkara heran dan ajaib.  Salah satunya seperti yang dikisahkan ini, yaitu hanya dengan lima roti jelai dan dua ikan Ia sanggup mem