Selasa, 01 Mei 2018

BELAJAR PEDULI

Markus 8:1-10

LU-LU, GUE-GUE !!! Apa yang terlintas di dalam benak anda ketika mendengar kata itu?  Saya percaya bahwa kata itu menunjukkan kepada perilaku egois.  Egois adalah keinginan untuk memenuhi ambisi pribadi tanpa peduli kepada sesama.  Dalam diri seseorang yang egois, belas kasihan hilang. 

Orang-orang yang ada di sekitar Yesus jumlahnya banyak. Mereka ada 4000 orang.  Yesus melihat bahwa sudah tiga hari mereka mengikuti-Nya dan akhirnya kehabisan makanan. Dilihat-Nya pula bahwa ada orang yang datang dari jauh, Yesus merasa tidak mungkin membiarkan orang banyak itu pulang ke rumahnya.  Yesus sungguh menaruh perhatian dan peduli.  Dia pun menunggu respon dari murid-murid-Nya dan berharap mereka peduli, tidak memikirkan dan  mementingkan diri mereka sendiri saja.

Murid-murid menanggapi kepedulian Yesus itu dengan pandangan kritis. Mereka mengemukakan secara terbuka persoalan sehubungan dengan lokasi yang sunyi pada waktu itu, yakni lokasi yang jauh dari keramaian.  pandangan kritis semacam ini terkadang mengecilkan dan mematikan rasa peduli kepada orang lain.  Namun, Yesus segera bertindak mewujudkan kepedulian-Nya.  Ia segera bertanya kepada murid-murid-Nya, "Berapa roti ada padamu?"  Begitu tahu bahwa ada tuju roti dan beberapa ikan, Yesus pun mengucap syukur dan memecah mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak.  

Orang banyak makan sampai kenyang.  Persoalan yang mereka alami yakni kondisi lapar mampu diatasi dengan baik.  Bahkan adanya sisa potongan roti sebanyak tujuh bakul itu membuktikan suatu jaminan pemeliharaan selanjutnya atas orang banyak tersebut.

Di tengah zaman dengan semangat individualistis, apakah kepedulian kita terketuk manakala melihat orang lain membutuhkan uluran tangan kita?  Yesus memberikan contoh kepada para murid-Nya.  Kita akan memiliki kepedulian bila mau mengasahnya setiap waktu.  mengasah kepedulian berarti terus belajar kepedulian dari Yesus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...