Rabu, 16 Mei 2018

PEMBERITAAN KERAJAAN ALLAH

Survei tentang popularitas seorang pemimpin atau calon pemimpin yang akan maju di pemilihan kepala daerah atau presiden merupakan hal yang wajar.  Dengan mengetahui tingkat popularitas, seseorang yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah atau presiden makin mantap dengan tingkat keterpilihannya. 

Di Kaisarea Filipi (27), Yesus juga melakukan survei.  Kepada murid-muridnya Ia bertanya, "kata orang-orang, siapakah aku ini?"  apakah maksud pertanyaan Yesus?  Ia memberitakan kerajaan Allah.  Kerajaan yang disembunyikan mulai disingkapkan, walaupun masih dalam lingkup yang terbatas, yaitu kalangan para murid.  Kita juga menemukan bukti bahwa ia menyembunyikan kerajaan Allah yang diberitakan-nya ketika Yesus melarang orang-orang  menceritakan perbuatan-Nya yang ajaib.  Atas pertanyaan survei itu, para murid menyebutkan pandangan khalayak ramai tentang Yesus. semua jawaban khalayak ramai ternyata tidak tepat.  Karena itu, Yesus Kemudian berkata secara personal, "Tetapi apa katamu, siapakah aku ini?"  Petrus maju dan menjawab "Engkau adalah Mesias." 

Setelah survei dilakukan kepada para murid dan Petrus mengatakan bahwa engkau adalah Mesias, Ia kembali melarang mereka supaya tidak memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.  Kata "melarang keras" disini memakai kata Yunani  epethimeshen (epethimeshen dari kata dasar epitimao), yang berarti: menghardik. Ada nada teguran di sini. sejenak kita diajak untuk berpikir bahwa kemungkinan ada yang salah dari ucapan Petrus sehingga Yesus sampai menghardik dan menegur mereka.  Para murid ditegur karena mereka memahami kemesiasan Yesus secara politis.

pemberitaan Yesus tentang kerajaan Allah tidak pernah berhenti.  Hingga saat ini, Ia tetap memberitakan tentang Allah yang peduli, mengerti, dan berselaras dengan umat manusia.  adapun hal-hal yang kita beritakan adalah cinta kasih, keadilan, dan harapan hidup bersama di dalam dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...