Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Didikan Tuhan Sebagai Bukti Kasih

Gambar
Hosea 11:1-11 Perikop pembacaan Firman Tuhan hari ini adalah kasih Tuhan mengalahkan kedegilan orang Israel."  Ini menunjukkan betapa besar dan ajaib kasih tuhan kepada umatNya.  Semua anak pasti tidak luput dari teguran dan didikan orang tuanya.  Terkadang orang tua harus berlaku keras dan jika perlu ia menghajar anaknya dengan menggunakan tongkat.  Bukan berarti orang tua tidak mengasihi anaknya, tetapi hal itu dilakukan justru demi kebaikan si anak.  "Siapa tidak menggunakna tongkat , benci kepada anaknya, tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya." (Amsal 13:24). Sebagai anak Tuhan kita pun pernah merasakan kerasnya didikan Tuhan.  kita pernah merasakan bagaimana Tuhan marah kepada kita karena kesalahan dan kedegilan hati kita.  Tetapi ada satu hal yang perlu kita ketahui,  Tuhan tidak pernah merencanakan hal-hal yang jahat atau merencanakan untuk membinasakan umat-Nya.  T uhan berfirman:   "Makin Kupanggil mereka, makin pergi merek

Menyikapi Hal Kecil

Gambar
Yesus menyatakan pengajaran-Nya dengan menggunakan perumpamaan.  Tujuannya adalah agar  mudah dipahami orang pada waktu itu dan masa kini.  Peristiwanya sudah lampau, namun makna dari perumpamaan itu terus bergema hingga saat ini.  Yesus memberikan perumpamaan Kerajaan Allah seperti biji sesawi yang ditanam dan memberikan hasil yang besar. Kerajaan Allah adalah khiasan yang ingin menggambarkan kuasa Allah dalam suatu keadaan.  Allah berkuasa sepenuhnya di dalamnya.  Hadirnya Kerajaan Allah membuat manusia dapat menjalani kehidupannya dalam kuasa pimpinan Allah. Hal Kerajaan Allah digambarkan seumpama biji sesawi.  Dalam kehidupan sehari-hari orang Yahudi sangat memahami biji sesawi sebagai biji yang paling kecil dari segalah biji.  Biji yang paling kecil itu setelah ditaburkan akan menjadi tumbuhan yang besar dan kuat.  Sesuatu yang kecil dan tidak bermakna jika didiamkan saja selamanya akan menjadi tidak berguna.  Jika diserahkan dalam kuasa Allah, maka akan menghasilkan m