Kamis, 02 Agustus 2018

Pemeliharaan Allah yang Sempurnah

Markus 4:26-29

Yesus kembali menjelaskan Kerajaan Allah dengan benih yang ditabur.  Pertumbuhan benih sampai menjadi pohon berada dalam kuasa Allah.  Manusia hanya tinggal merasakannya.  Allah akan mengerjakan bagian utamanya, yaitu memberikan pertumbuhan. Manusia tidak dapat memstikan jalannya pertumbuhan, mereka hanya bisa melihat saja. Walau bukan manusia yang mengusahakan pertumbuhan tersebut, manusia dapat menikmati buahnya.  Ini sungguh anugerah.  

Hal Kerajaan Allah seperti benih yang bertumbuh sampai menghasilkan buah.  Segalah sesuatu akan berkembang, sesuai prosesnya.  Manusia adalah mahluk terbatas karena terikat ruang dan waktu.  Keberadaannya dibatasi ruang dan waktu.  Dengan perumpamaan ini, Yesus ingin membimbing umat-Nya agar dapat memahami cara kerja Allah yang agung dan mulia dalam kehidupannya.  Manusia tidak dapat memperlambat ataupun mempercepat kehidupannya.  mereka hanya bisa menjalani setiap saat dengan penuh perhatian supaya mendapat kehidupan dengan baik.  

Setelah benih ditaburkan di tanah,  manusia sudah tidak lagi memiliki peran.  Allahlah yang menyatakan kuasa-Nya.  Benih mulai bertunas, tunasnya makin besar dan kemudian menjadi batang pohon yang makin membesar dan kuat.  Kuasa Allahlah yang membuat benih itu menjadi pohon yang mengeluarkan buah (27-28).

Setiap manusia perlu menjalani hidupnya dengan penuh harapan kepada Allah. Ini akan menjadikan manusia merasakan pemeliharaan Allah yang begitu agung dalam kehidupannya.  Pada akhirnya manusia akan menikmati hal yang baik dari Allah sesuai waktu-Nya.

Bersyukurlah karena Allah berdaulat atas waktu.  Ia memiliki otoritas sepenuhnya atas kehidupan kita.  Tidak ada yang dapat memengaruhi-Nya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu.  Semua ada dalam kehendak-Nya.  Ini semestinya membuat kita berserah kepada kehendak-Nya.  Dan untuk itu memang dibutuhkan kesabaran kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...