Selasa, 07 Agustus 2018

Prasmanan

Mazmur 36

Mendengar kata prasmanan, rasanya tiap orang akan berpikir mengenai jamuan makan.  Ya, prasmanan merujuk pada jamuan makan dimana para tamu dipersilahkan untuk mengambil makannya sendiri yang telah disediakan di meja sesuai dengan kebutuhan dan selerah massing-masing.  Dengan demikian, setiap orang diberi kebebasan untuk memilih berapa banyak makanan yang hendak disantapnya.

Dalam karya-Nya, Tuhan meciptakan manusia dengan begitu istimewanya.  Manusia diberi kebebasan untuk berpikir dan bertindak.  Karena itu, dalam relasi dengan Allah, manusia bisa memilih untuk mendekatkan atau menjauh.  Manusia bisa juga memilih untuk mendengarkan Firman Tuhan, memperhatikannya, atau menolak Firman itu dan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Mazmur hari ini menunjukkan keberadaan dua cara pulihan itu.  Ada orang yang hati dan hidupnya dipenuhi dosa dan perilaku jahat.  Ada pula orang benar yang berlindung dalam naungan sayap Tuhan.  Keduanya sama-sama ciptaan Tuhan.  Keduanya sama-sama menerima tawaran kasih setia Tuhan, namun respon mereka berbeda.

Seperti jamuan makan dimana seorang mengambil makanan prasmanan.  Ada konsekuansi yang harus ditanggung oleh setiap orang.  Jika makanan yang diambil terlalu banyak, maka orang itu akan kekenyangan.  Jika makanan yang dipilih semuanya berlemak, maka akan beresiko pada kesehatannya.  Demikian pula halnya saat merespon kasih seetia Tuhan.  Orang yang menolak-Nya akan jatuh dan tidak bangkit lagi.  Sedangkan orang yang menerima-Nya, akan dikenyangkan dan mendapat terang kehidupan.

Sepanjang hidup kita, kita berhadapan dengan pilihan untuk menerima atau menolak kasih setia Tuhan.  Karena itu,  selera dan keinginan kita perlu dikekang dan diselaraskan dengan terang Firman Tuhan.  Jadi manakah yang hendak kita pilih ?

Doa: Tuhan,  kami bertekad untuk setia kepada-Mu dan siap dengan segalah konsekuensinya.

disadur dari santapan harian edisi July-Agustus 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Sebuah Kemerdekaan

Nats: Gal 5:4-15 5:4 "Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih k...