Kamis, 06 September 2018

Di Kasihi Atasan


Kejadian 45

Tidak mudah membuat atasan menyayangi kita.  Apalagi, kalau ia sampai mau membuat sesuatu yang besar untuk keluarga kita.  Namun, Yusuf berhasil membuat mimpinya, Firaun, begitu menyayanginya. 

Setelah melihat bahwa saudara-saudaranya ternyata tidak iri kepada Benyamin, Yusuf pun mengungkapkan jati dirinya.  Ia telah memaafkan saudara-saudaranya.  Yusuf meminta agar mereka tidak usah menyesal.  Yusuf mengajak mereka melupakan masa lalu.  Dia mengerti bahwa ini semua rencana Tuhan untuk memelihara banyak kehidupan.

Kelaparan masih berlangsung lama.  Yusuf pun segera berencana untuk memboyong seluruh keluarga bapaknya.  Dia sudah menyediakan tanah bagi mereka, yaitu Gosyen.  Keputusan ini penting karena kelaparan masih akan berlangsung lima tahun lagi.

Firaun mendengar kabar tentang saudara-saudara Yusuf.  Dia langsung menyuruh Yusuf untuk menjemput Yakub dan keluarganya pindah ke Mesir.  Tidak lupa, Firaun memberi banyak hadiah kepada Yakub.  Bahkan Firaun berjanji, akan memberikan kepada mereka apa yang paling baik di tanah Mesir.  Sehingga, mereka dapat mengecap kesuburan Mesir.  

Anak-anak Israel pun kemudian melaporkan kepada Yakub tentang keberadaan Yusuf.  Setelah melihat semua pemberian Firaun, Yakub pun menjadi percaya. 

Sikap dan perlakuan Firaun menjadi bukti bahwa Yuduf adalah sosok yang bertanggung jawab.

Kita seharusnya bekerja seperti untuk Tuhan.  Ini sesuatu yang menyenangkan hati Tuhan. Selain itu, usaha yang serius juga membuat kita dihargai dan disayangi oleh atasan.  Jika demikian, kita juga dapat memberikan kesaksian yang positif tentang Allah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...