Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

CARA MENINGGALKAN TAHUN YANG LAMA dan MEMASUKI TAHUN YANG BARU

Gambar
Hari ini, 31 Desember 2018 menjadi hari terakhir di tahun ini dan kita akan memasuki tahun 2019. Tentu saja, setiap orang memiliki impian dan harapan yang dibawa dalam dia, dibayangkan semoga terjadi di tahun 2019 yang akan dijalani, itu pun, jika Tuhan Yesus memberikan kesemepatan dan kepercayaan kembali atas hidup ini. Mereka yang bekerja berharap mengalami kenaikan gaji dan posisi yang lebih baik, yang jomblo berharap mendapat pasangan terbaiknya, yang berkarir dalam profesi berharap profesinya meningkat, yang berbisnis berharap omzetnya mengalami peningkatan, yang mencalonkan diri jadi caleg tentu sangat berharap lolos ke parlemen, yang berumah tangga mengharapkan rumah tangganya makin harmonis, yang mengalami krisis keuangan dan ekonomi tentu berharap pula pemulihan terjadi atas keadaannya, dan sebagainya. Intinya memasuki tahun yang baru setiap orang berharap perubahan bahkan keajaiban ke keadaan yang TERBAIK akan dialaminya. Hingar-bingar malam penutupan tahun yang biasan

Memahami Penderitaan Part#3: Kehilangan Orang yang Dicintai untuk Selamanya

Gambar
Teks Alkitab Ayub 1:20-23 "Ayub 1:20-22 (TB) Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut."      Bagian ke 3 dari artikel berikut masih didasarkan pada refleksi narasi Ayub yang kehilangan segala sesuatu dalam hidupnya, tak terkecuali kesepuluh anak yang menjadi simbol kehidupan yang dimilikinya, telah hilang dari hidupnya untuk selamanya. Sebuah peristiwa yang layak disebut tragedi, membutuhkan kejujuran terdalam untuk mengakuinya dan kekuatan extra pula, baik secara mental, fisik, rohani untuk memahami serta melampauinya. Tapi bukan berarti tak bisa dilampaui..karena hal-hal sukar dalam hidup ini seringkali juga merupakan penanda

Memahami Penderitaan #Part2: Kehilangan Orang yang Sangat Dicintai

Gambar
Bacaan Alkitab: Ayub 1:1-22 "Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur. Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lekaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah Saudara mereka yang sulung, datanglah seorang pengaush kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan di sebelahnya, datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga memberitahukan hal itu kepada Tuan." Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata, "Api telah menya

Memahami Penderitaan: Kesulitan-kesulitan Finansial (Bagian 1)

Gambar
Bacaan Alkitab Ayub 1:1-22 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur. Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lekaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah Saudara mereka yang sulung, datanglah seorang pengaush kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan di sebelahnya, datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga memberitahukan hal itu kepada Tuan." Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata, "Api telah menyambar dari langit dan m

SIKAPMU BERBANDING LURUS DENGAN IMANMU

Gambar
Bacaan Alkitab:  Filipi 2:1-5 “ Jadi kare na dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.   Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, ”        Dalam renungan sebelumnya “Ubah SIKAPMU, maka Hidupmu BERUBAH” sudah dijelaskan tentang pentingnya membangun sikap hidup yang positif dalam kehidupan sehari-hari karena itu akan menciptakan perilaku positif dan kemudian perilaku yang positif pada akhirnya akan melahirkan kebiasaan yang positif pula

UBAH SIKAPMU maka HIDUPMU BERUBAH

Gambar
Bacaan Alkitab: Bilangan 13 “Sesudah lewat empat puluh hari pulanglah mereka dari pengintaian negeri itu, dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu. Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.” - (Bilangan 13:25-27).      Tidak terasa kita sudah memasuki bukan Desember. Bulan yang menjadi moment pengingat hal-hal indah yang telah terjadi sepanjang tahun 2018. Bagaimana engkau akan mengakhiri tahun ini? Dengan cara seperti apa? Dan bagaimana engkau menilai semua peristiwa hidup yang telah dilewati sepanjang tahun ini? Putuskanlah untuk engkau mengakhirinya dengan baik, benar dan bermanfaat bagi hidupmu.       Perasaan, pikiran, dan kecenderungan seseorang yang kurang lebih bersifat perma