Sabtu, 15 Desember 2018

SIKAPMU BERBANDING LURUS DENGAN IMANMU

Bacaan Alkitab: Filipi 2:1-5

Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

      
Dalam renungan sebelumnya “Ubah SIKAPMU, maka Hidupmu BERUBAH” sudah dijelaskan tentang pentingnya membangun sikap hidup yang positif dalam kehidupan sehari-hari karena itu akan menciptakan perilaku positif dan kemudian perilaku yang positif pada akhirnya akan melahirkan kebiasaan yang positif pula.
      Tahukah Suadara bahwa SIKAPmu adalah cerminan dari IMANmu kepada Kristus? Jika Saudara membaca dan memperhatikan dengan seksama teks di atas, dituliskan secara gamblang tentang apa yang Yesus Kristus kehendaki pada setiap orang yang percaya kepada-Nya, artinya pesan di atas adalah prinsip iman yang hendaknya terdapat dalam batin terdalam Saudara.                            
      Prinsip-prinsip iman yang menjadi patokan dan semestinya menggerakkan praktik hidup Saudara. Dan jika perilaku demikian dijalankan secara konsisten maka betapa indah dan hebatnya kebiasan-kebiasaan baik yang menghiasi hari-hari hidupmu dan orang-orang di sekelilingmu.
       Lantas bagaimana cara mewujudkannya? Ketaatan Penuh! Filipi 2:12 berkata, “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,” Iman Saudara kepada Yesus meminta komitmen yang tidak setengah-setengah. Saudara tentunya tahu bahwa semua keberhasilan dan pencapaian apapun yang diraih oleh seseorang, dalam bidang apapun, itu disebabkan totalitas mereka pada apa yang mereka lakukan. Sehingga, sudah sepantasnya kita meyakini firman Tuhan yang berkata bahwa mengikut Yesus hendaknya dibarengi dengan kerelaan dan kesungguhan untuk memikul salib masing-masing-masing-masing.
      Sampai disini mungkin Saudara berkata, “Wah aku tidak mampu, ini berat untuk dilakukan, dst.,” namun ingatlah bahwa bahwa Allah lah yang mengerjakan KEMAUAN didalam diri Saudara sehingga engkau pasti mampu. 
Oleh karena itu, sikapmu adalah cerminan iman Saudara kepada Yesus Kristus, sehingga akan sangat janggal apabila keduanya yaitu IMAN dan SIKAP tidak sejalan, karena iman yang benar dicerminkan dari SIKAP yang positif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...