Kamis, 13 Desember 2018

UBAH SIKAPMU maka HIDUPMU BERUBAH

Bacaan Alkitab: Bilangan 13
“Sesudah lewat empat puluh hari pulanglah mereka dari pengintaian negeri itu, dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu. Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.” - (Bilangan 13:25-27).

     Tidak terasa kita sudah memasuki bukan Desember. Bulan yang menjadi moment pengingat hal-hal indah yang telah terjadi sepanjang tahun 2018. Bagaimana engkau akan mengakhiri tahun ini? Dengan cara seperti apa? Dan bagaimana engkau menilai semua peristiwa hidup yang telah dilewati sepanjang tahun ini? Putuskanlah untuk engkau mengakhirinya dengan baik, benar dan bermanfaat bagi hidupmu.
      Perasaan, pikiran, dan kecenderungan seseorang yang kurang lebih bersifat permanen mengenal aspek-aspek tertentu dalam lingkungannya adalah pengertian dari sikap;  juga kecondongan evaluatif terhadap suatu objek atau subjek yang memiliki konsekuensi yakni bagaimana seseorang berhadap-hadapan dengan objek sikap.
Sikap inilah yang beroperasi didalam diri seseorang, tidak tampak, tidak bisa dijangkau panca indra, akan tetapi menggerakkan motif hidup seseorang. Sikaplah yang menciptakan perilaku atau tabiat dan dari perilaku diulang-ulang terciptalah kebiasaan. 
      Teks yang kita baca di atas menyaksikan tentang 12 orang pengintai yang diutus Musa untuk memeriksa negeri yang dijanjikan oleh Tuhan kepada bangsa Israel. Setelah 40 hari maka mereka pulang. 10 orang diantara mereka menyampaikan informasi yang baik pada mulanya, sesuai fakta yang mereka lihat, akan tetapi, semua berubah ketika Saudara mulai membaca ayat 28. Perhatikan kata “HANYA,” sepintas kata ini bisa saja, tetapi efeknya luar biasa bahwa kata ini begitu melemahkan, keraguan, kehilangan harapan, keputus-asaan. Mengapa? Kata “HANYA” adalah salah satu kata yang mengungkapkan SIKAP kesepuluh orang ini tentang apa yang mereka bayangkan, perkiraan, rekayasa bahkan khayalkan akan apa yang mungkin terjadi, meski itu belum terjadi. Inilah SIKAP NEGATIF yang melumpuhkan seseorang dan memunculkan perilaku dan juga kebiasaan negatif seseorang  dalam kesehariannya.
       Oleh karena itu, SIKAP POSITIF adalah pilihan yang terbaik yang hendaknya engkau pilih. 2  diantara 12 orang pengintai tadi adalah Yosua dan Kalbe, justru melaporkan dan mengatakan yang sebaliknya, bahwa pastilah negeri yang berlimpah sus, madu dan hasilnya akan mereka miliki, jika Tuhan yang berkehendak maka semua pasti terwujud sesuai kehendaknya, karena Tuhanberkuasa membela dan memberi kemenangan. Itulah SIKAP POSTIF pada orang-orang yang memilih SIKAP POSITIF dalam menghadapi hidupnya dengan segala macam kerumitan dan persoalannya. 
Maka, jika Saudara hari ini menetapkan dan memilih menjalani, melihat mengerti semua peristiwa hidupmu dengan SIKAP POSITIF, maka pilihanmu itu akan mencipta perilaku dan kebisaan hidup yang mengantarkanmu pada peristiwa-peristiwa hebat yang indah yang telah Tuhan sediakan bagimu.
Klik LINK berikut untuk melihat video motivasi tentang “SIKAP MENGUBAH HIDUPMU”:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imanuel Di tengah Pandemi

 Nats: Ayb 2:10 "Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari A...