Kamis, 10 Januari 2019

Cara Menangkal Daya Tarik Prostitusi

Amsal 7:1-23
Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu. Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu. Katakanlah kepada hikmat: "Engkaulah saudaraku" dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, supaya engkau dilindunginya terhadap perempuan jalang, terhadap perempuan asing, yang licin perkataannya. Karena ketika suatu waktu aku melihat-lihat, dari kisi-kisiku, dari jendela rumahku, kulihat di antara yang tak berpengalaman, kudapati di antara anak-anak muda seorang teruna yang tidak berakal budi, yang menyeberang dekat sudut jalan, lalu melangkah menuju rumah perempuan semacam itu, pada waktu senja, pada petang hari, di malam yang gelap. Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik; cerewet dan liat perempuan ini, kakinya tak dapat tenang di rumah, sebentar ia di jalan dan sebentar di lapangan, dekat setiap tikungan ia menghadang. Lalu dipegangnyalah orang teruna itu dan diciumnya, dengan muka tanpa malu berkatalah ia kepadanya: "Aku harus mempersembahkan korban keselamatan, dan pada hari ini telah kubayar nazarku itu. Itulah sebabnya aku keluar menyongsong engkau, untuk mencari engkau dan sekarang kudapatkan engkau. Telah kubentangkan permadani di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir. Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis. Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh, sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama." Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya. Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum, sampai anak panah menembus hatinya; seperti burung dengan cepat menuju perangkap, dengan tidak sadar, bahwa hidupnya terancam. 

     

  Kalimat di atas adalah adalah nasehat firman Tuhan di kitab Amsal tentang daya tarik seksual yang mampu melumpuhkan seluruh potensi terbaik sesorang yang terlibat didalamnya, yang pada mulanya potensi tersebut ditanam Tuhan untuk dipergunakan bagi kemanfaatan yang baik. Ingatlah bahwa daya tarik sek tidak hanya memiliki rupa yang sama, tetapi ia mampu menjelmakan diri dalam berbagai bentuk. Terbaru kita dihebohkan dengan artis jatuh dalam prostitusi bertarif "80juta" https://bit.ly/2QBElg2
Walaupun berita seperti ini bukan yang pertama, tetapi sangat HEBOOOH dan VIRAL karena faktor media sosial yang ada ditangan setiap pengakses berita. 
Kasus pada berita viral diatas mungkin saja menimbulkan pertanyaan dibenak banyak pembaca, koq bisa ya? Bukankah sebagai artis yang bersangkutan mendapatkan income yang banyak? Apakah incomenya tidak mencukupi? Dan masih menyisakan lebih banyak pertanyaan dari pada jawaban, karena jawaban hanya yang bersangkutan yang tahu.
     Namun, Saya ingin mengingatkan setiap orang lewat artikel ini bahwa semua orang tidak kebal pada daya tarik sek. Seperti halnya gambaran yang ditulis di Alkitab tadi, bagaimana seorang muda diseret oleh keinginannya dan akhirnya jatuh pada rayuan dan kesempatan yang diberikan oleh istri orang lain, selain motif lain yang tidak dirinci dicatatan Alkitab tadi. Dan lainnya bahwa ada seorang istri yang terjebak pada hawa nafsu dengan begitu gampangnya memutus kesetiaan dan janji pernikahannya demi sek. Artinya, daya tarik sek itu sudah ada sejaman dengan peradaban manusia itu pula.
Dan jangan pula hanya berpikir postitusi, perzinahan, pornografi terjadi dialam fisik, diera digital hari ini maka itu juga terjadi secara virtual.
     Nasehat Firman Allah dalah HIDUPLAH TAKUT AKAN TUHAN. Nasehat ini tampak singkat, sederhana, dan apakah ampuh? Tentu saja AMPUH!!!. Frasa "Takut akan Tuhan" disini memiliki arti memiliki rasa hormat, kekaguman, kepatuhan pada Tuhan. Pada akhirnya harus diaminkan bahwa kejatuhan dan keterikatan seseorang pada prostitusi, perselingkuhan, perzinahan, baik tersembunyi ataupun terang-terangan adalah ekspresi absennya RASA HORMAT, KEKAGUMAN, KEPATUHAN orang tersebut pada orang-orang yang dikasihinya, bisa disini orang yang dikasihi itu adalah istri, suami, anak, orang tua. Karena, jika orang-orang yang dikasihi, yang tampak tidak dihormati, dipatuhi, dikagumi, apalagi TUHAN ALLAH yang tak tampak.
     Oleh karena itu, adalah baik untuk selalu mendengar nasehat Tuhan dalam Alkitab, latih dirimu untuk melakukan hal-hal yang tidak hanya baik,  dwngan tujuan yang baik tetapi dengan cara yang benar dan tujuan yang benar pula. Dan jika rasa tergoda, ingat Iblis senang, maka lari, tinggalkan perilaku yang gak sehat bagi mental, fisik, dan kerohanianmu, sebelum masuk perangkap...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Sebuah Kemerdekaan

Nats: Gal 5:4-15 5:4 "Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih k...