Kamis, 21 Februari 2019

HIDUPMU ADALAH PUSAT DOA, PENYEMBAHAN DAN FIRMAN

Bacaan Alkitab
Markus 11:15-18 (TB):  
Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah. Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!" Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu, dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia, sebab mereka takut kepada-Nya, melihat seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya.

Narasi di atas adalah penggalan narasi dari perjalanan pelayanan Yesus dan murid-murid-Nya masuk ke kota Yerusalem untuk menuju Bait Allah.
Bait Allah adalah pusat doa, penyembahan dan firman Allah, juga simbol yang menggambarkan kehadiran Allah di tengah kehidupan umat-Nya. Oleh karena itu, bukan hal yang mengherankan apabila banyak sekali  masyarakat Yahudi yang saleh, yang telah tercerai berai ke segala penjuru datang ke Yerusalem, baik sekedar berziarah ataupun secara khusus melaksanakan ibadah.
Bayangkan lautan wisatawan rohani ini yang dari perspektif bisnis akan jadi sebuah peluang istimewa untuk mengkonversinya menjadi sumber pemasukan, baik pribadi maupun korporasi. 

Ritual ibadah Bait Allah yang bercirikan upacara persembahan korban dan lainnya menuntut penyediaan stok ternak, dari domba sampai burung merpati dalam jumlah yang masif tentunya. Belum lagi pertukaran mata uang yang dikarenakan jumlah pengunjung adalah dari berbagai penjuru dunia. Bisnis layanan jasa, dari pemandu wisata sampai penginapan, transportasi dan perdagangan souvenir. Semua aktivitas tadi, dan masih banyak lainya, tentu saja merupakan kesempatan untuk mengais rejeki sekaligus ladang menaikkan taraf kehidupan yang lebih baik.
Pertanyaannya adalah mengapa Yesus begitu marah sehingga memporak-porandakan tempat berjualan, berbisnis dan berusaha yang dilakukakan oleh banyak orang tersebut? Yang juga dibutuhkan oleh para wisatawan rohani? 

Tentu saja Yesus tidak pernah melarang siapapun berusaha, berbisnis, dagang, jualan, bekerja…karena semua itu dilakukan atas dasar pemenuhan tuntutan kehidupan. Bahkan, kenyataan bahwa duabelas murid  Yesus yang datang dari beragam latar belakang profesi, selain mereka masih ada lagi pengikut Yesus lainya, yang terdiri dari para wanita kaya dan ternama dengan profesinya masing-masing.

Lantas apakah PERSOALAN sesungguhnya? MASALAHNYA adalah KEHILANGAN HATI dan FOKUS.  Ekspresi yang dipertontonkan Yesus merupakan peringatan kepada semua orang yang datang ke Bait Allah tentang hati, motivasi dan sikap seperti apa yang seharusnya ada ketika akan datang ke Bait Allah. 
Rupanya, hati dan fokus bisa digeser oleh tuntutan akan pemenuhan kebutuhan hidup, baik sisi keuangan, status sosial ataupun pengakuan.

Fungsi sesungguhnya dari Bait Allah adalah IBADAH. Orang-orang secara fisik datang di Bait Allah namun, hati dan fokusnya entah dimana. 

Oleh karena itu, firman Tuhan ini mengajarkan kepada kita bahwa hidupmu adalah Bait Allah. 

1 Korintus 3:16-17 (TB)
 “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.”

1 Korintus 6:19-20 (TB):  
“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” 

Bait Allah adalah PUSAT DOA, PENYEMBAHAN DAN FIRMAN. Jika demikian, tetaplah berusaha, lakukan pekerjaanmu dengan tekun, bangun bisnis dan usahamu dengan giat, tetap bersungguh-sungguh dalam study, hasilkan uang, harta dan kesuksesan, TETAPI disaat yang sama, jangan kehilangan HATI dan FOKUS, engkau juga tetap menjadikan HIDUPMU sebagai PUSAT DOA, PENYEMBAHAN dan FIRMAN,  setiap hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...