Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

PENDERITAAN, Siapa yang Menginginkannya?

Gambar
Part 1,... Alkitab tidak menyebutkan secara rinci berapa lama Ayub mengalami penderitaan. Akan tetapi pernyataan firman Tuhan berikut menunjukkan bagaimana ujung dari hari-hari Ayub menjalaninya:  Ayub 42:10, 12-16 “Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh. Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahu

Menjadi Teladan

Gambar
Judul: Menjadi Teladan Nats: 1 Tim 4:12 Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. Pada zaman sekarang manusia banyak gagal dalam menjadi teladan.  Orang tua gagal menjadi teladan untuk anaknya, guru gagal menjadi teladan untuk muridnya dan sebagainya.  Namun demikian, kehidupan orang percaya harus bisa diteladani.  Dengan kata lain, meski dunia sedang krisis keteladanan namun setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi teladan bagi siapa saja Penggalan nats di atas merupakan nasehat Paulus agar Timotius menjadi teladan bagi semua orang yang dijumpainya. Dalam nats tersebut ada dua elemen penting yang membuktikan bahwa kita berhasil menjadi teladan bagi orang lain. Elemen pertama adalah perkataaan. Setiap orang percaya harus menjadi teladan dalam perkataan mereka. Yang dimaksud teladan dalam perkataan adalah meng

PENDERITAAN? Tak Seorangpun Menginginkannya

PENDERITAAN ,... tidak ada seorang pun yang menginginkannya . Penderitaan adalah  keadaan yang menyedihkan yang harus ditanggung; penderitaan mental. Kata menderita diartikan mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan seperti kekalahan, kehilangan atau kehancuran; menjadi sangat buruk disebabkan sesuatu. (KBBI, Merriam Webster Dictionary). Tetapi penderitaan tidak pandang bulu, ia bisa menghampiri siapa saja bahkan orang saleh, jujur, takut akan Allah sekalipun. Ayub mungkin salah satu contoh yang paling spektakuler yang dicatat dalam Alkitab. Beginilah permulaan kisahnya: Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.  Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.  Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur. 

Kesetiaan di tengah penderitaan

Gambar
Judul: Kesetiaan di tengah Penderitaan Nats: Rut 1:16-17 Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau    dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi,    ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku   dan Allahmulah Allahku di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi   dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!" Kesetiaan adalah sesuatu yang sudah jarang dijumpai di dunia ini.  Apalagi di saat manusia mengalami yang namanya penderitaan mereka lebih cenderung memilih jalan pintas.  Namun demikian, kesetiaaan tetap menjadi aspek yang penting khususnya bagi kekristenan. Dari kisah Rut setidaknya ada dua hal yang perlu dimiliki agar seorang percaya bisa menerapkan kesetiaan di tengah penderitaan.  Hal pertama adalah komitmen.  Seca

CARA MEMBERSIHKAN HATI

Gambar
BERSIHKAN HATI KITA "Ada begitu banyak orang ketika diketahui melakukan kejahatan atau dosa, kecendrungannya terus melakukan dan mereka sangat sulit ditegur dengan cara lemah-lembut." Amsal 20:30: Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati."... Apa yang harus dilakukan bagi mereka adalah dengan cara memperlakukan dengan keras bahkan harus lebih keras...mereka harus mengalami penderitaan yang sekiranya mungkin akan membuat mereka bisa berubah...khususnya bagi mereka yang masih muda...perhatikan : Amsal 22:15: "Kebodohan melekat pada hati orang muda,tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya" Ingat bahwa suatu Teguran yang keras yang dialami terkadang membawa banyak kebaikan walaupun terkadang sakit, Bahkan tongkat didikan menghalau kebodohan yang membelenggu di dalam hati, dan membersihkan kejahatan yang bersarang di sana _ seperti yang di sampaikan... Amsal 20:30: "Bilur bilur yang berd