Selasa, 07 Januari 2020

Filosofi Samurai

Judul : Filosofi Samurai
Isi :
Samurai merupakan sekumpulan prajurit perang yang eksis di jepang mulai abad ke 12. Pada abad tersebut Samurai dijadikan prajurit militer untuk melindungi daimyo(petinggi desa). Ini dikarenakan sering terjadi perang yang mengancam nyawa para daimyo. Maka dari itu Samurai ditugaskan untuk melindungi para daimyo.

Dalam peperangan para Samurai menggunakan senjata jarak dekat yaitu pedang. Pedang yang dipakai samurai terdiri dari dua jenis yaitu katana dan shoto. Katana adalah pedang yang memiliki panjang lebih dari 24 inci sedangkan Shoto kurang dari 24 inci (12-24 inci). Lebih lanjut, Samurai menggunakan baik katana dan shoko secara bersamaan. Penggunaan dua pedang ini bertujuan untuk lebih unggul dalam perang.

Samurai pada dasarnya memiliki berbagai filosofi yang sangat menarik. Filosofi pertama adalah Bushido. Bushido adalah sumpah setia para Samurai pada atasannya untuk melindungi bahkan sampai mengorbankan nyawa. Filosofi kedua adalah Seppuku. Seppuku adalah ritual bunuh diri yang dilakukan dengan cara harakiri. Umumnya, ritual ini dilakukan sebagai bentuk konsekuensi akibat ketidaksetiaan yang dilakukan sekaligus menunjukkan bahwa para samurai lebih memilih mati dari pada dianggap sebagai pengkhianat.

Filosofi samurai di atas dapat menjadi perenungan bagi kita orang percaya. Perenungan yang dimaksud adalah tentang kesetiaan. Paulus dalam suratnya di Flp. 1:27 mengatakan "Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." Dengan kata lain kita harus setia sampai akhir hidup sebagai orang yang percaya kepada Kristus.

Oleh: Felix Justian Harnanata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segarkan Hidup Setiap Hari

 Nats: Mzm 52:8-9 Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya r   akan kasih setia Allah untuk s...