Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Jangan Kuatir

Gambar
Judul: Jangan Kuatir Nats: Mat 6:33-34 6:33 " Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. 6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." Setiap manusia pasti pernah yang namanya kuatir. Acapkali kekuatiran membuat manusia kehilangan arah dan tujuan. Bahkan ada banyak orang yang mengambil jalan pintas untuk mengatasi kekuatirannya seperti: korupsi, membunuh, dan sebagainya.  Kekuatiran juga tak lepas dari kehidupan orang percaya. Namun demikian, orang percaya harus memiliki cara yang berbeda dari orang yang belum percaya. Dalam Mat 6:33-34 setidaknya ada dua cara bagaimana orang percaya menghadapi kekuatiran. Yang pertama adalah mencari kerajaan Allah. Kerajaan Allah dalam konteks Matius adalah kehendak Allah. Artinya setiap orang percaya harus mencari kehendak Allah agar tidak kuatir dalam menjalani kehidupan.

Satu di dalam Kristus

Gambar
Judul: Satu di dalam Kristus Nats: Ef 4:3-6 "Ef 4:3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: 4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, 4:5 satu Tuhan , satu iman, satu baptisan, 4:6 satu Allah dan Bapa dari semua,

Yuk Jadi Bijaksana

Gambar
Judul: Yuk Jadi Bijaksana Nats: Mzm. 90:12 "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana." Setiap orang pasti ingin menjadi orang yang bijaksana. Dalam KBBI bijaksana dapat diartikan sebagai selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam pikiran. Dengan kata lain, bijaksana adalah perpaduan antara pengalaman dan akal budi. Orang dapat dikatakan bijaksana jika dapat mensinergikan akal budi atau pengalaman. Bijaksana pada hakikatnya juga harus dimiliki oleh setiap orang percaya. Alkitab mengatakan bahwa untuk menjadi bijak setiap orang percaya harus memiliki hikmat. Lebih spesifik, Amsal 9:10 menjelaskan bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Dengan demikian, untuk bisa menjadi bijaksana pertama-tama seseorang harus hidup takut akan Tuhan. Hal kedua yang perlu dilakukan agar menjadi bijaksana adalah menghitung hari-hari. Dalam Mzm. 90:

Pejuang Iman

Gambar
Judul: Pejuang Iman Nats: Flp 1:27-30 1:27 "Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh , dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, 1:28 dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.

Brilah yang terbaik

Gambar
Judul: Brilah yang Terbaik Nats: Mat. 6:3-4 6:3 "Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu." 6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Dewasa ini sering sekali kita menjumpai banyak orang yang memberi namun memiliki maksud tersembunyi di dalamnya. Beberapa di antaranya adalah para artis dan content creator. Mereka memberi sebuah pemberian namun bermaksud mendapatkan pujian dan sanjungan dari banyak orang. Konsep pemberian di atas jelas sangat bertentangan dengan apa yang dikatakan Alkitab. Yesus mengatakan bahwa jika engkau memberi sedekah dengan tangan kana