Rabu, 06 Mei 2020

Maksimalkan Talentamu


http://renunganpdkk.blogspot.com/2017/09/makna-perumpamaan-tentang-talenta.html

Judul: Maksimalkan talentamu
Nats: Mat 25:14-18.
"25:14 Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. 25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta , yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. 25:16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. 25:17 Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. 25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. 

Pada hakikatnya Tuhan menciptakan manusia dengan talenta yang berbeda-beda. Ada orang yang bisa main musik, otomotif, menyanyi, menggambar, dan sebagainya. Namun demikian,Tuhan memberikan manusia talenta tentu dengan kesanggupan masing-masing. Jadi tidak mungkin ada manusia yang tidak memiliki talenta. Tinggal manusianya saja mau mengembangkannya atau tidak.
Sebagai orang yang percaya kepada Kristus maka kita harus menyadari betapa pentingnya talenta. Pentingnya talenta berkaitan dengan tujuan mengapa Tuhan memberikannya kepada kita.Tujuan tersebut adalah menjadikan talenta kita bermanfaat bagi orang lain.

Perumpamaan tentang talenta mengajarkan bahwa mengembangkan talenta yang sudah diberikan Tuhan adalah penting. Ini dikarenakan dengan mengembangkan talenta kita dapat berdampak bagi orang lain. Misal: orang yang mempunyai talenta musik dapat menjadi guru musik bagi yang ingin belajar, yang bisa menyanyi dapat menjadi guru menyanyi, dan sebagainya. Dengan demikian, mengembangkan talenta sangat penting agar hidup kita berarti bagi orang lain.

Dalam mengembangkan talenta ada satu sikap yang harus kita kembangkan yaitu kerja keras. Tanpa sebuah kerja keras maka talenta yang kita miliki hanya akan terpendam. Lebih lanjut ada satu sikap yang harus dihilangkan dalam mengembangkan talenta yaitu kemalasan. Ini dikarenakan kemalasan membuat talenta manusia tidak dapat berkembang dan terlebih lagi tidak dapat menjadi dampak bagi orang lain.

Hendaknya kita sebagai orang percaya jangan menyerah untuk terus mengembangkan talenta kita.

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Sebuah Kemerdekaan

Nats: Gal 5:4-15 5:4 "Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih k...