Selasa, 14 Juli 2020

Benarlah dalam Bertindak





Nats: Yos 7:1, 5, 11-13, 15, 19-20, 25.

"1 Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. 5 Sebab orang-orang Ai menewaskan kira-kira tiga puluh enam orang dari mereka; orang-orang Israel itu dikejar dari depan pintu gerbang kota itu sampai ke Syebarim dan dipukul kalah di lereng. Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat. 11 Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu, mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya, dan mereka menaruhnya di antara barang-barangnya. 12 Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, sebab mereka itu pun dikhususkan untuk ditumpas. Aku tidak akan menyertai kamu lagi jika barang-barang yang dikhususkan itu tidak kamu punahkan dari tengah-tengahmu. 13 Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. 15 Dan siapa yang didapati menyimpan barang-barang yang dikhususkan itu, akan dibakar dengan api, ia dan segala sesuatu yang ada padanya, sebab ia telah melanggar perjanjian TUHAN dan berbuat noda di antara orang Israel." 19 Berkatalah Yosua kepada Akhan: "Anakku, hormatilah TUHAN, Allah Israel, dan mengakulah di hadapan-Nya; katakanlah kepadaku apa yang kauperbuat, jangan sembunyikan kepadaku."20 Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: "Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku: 25 Berkatalah Yosua: "Seperti engkau mencelakakan kami, maka TUHAN pun mencelakakan engkau pada hari ini." Lalu seluruh Israel melontari dia dengan batu, semuanya itu dibakar dengan api dan dilempari dengan batu.  Keluaran 20:15 (TB)  Jangan mencuri.

Menganggap sesuatu menjadi kepunyaan kita itu merupakan hal yang sedikit salah, pasti ada resiko dibalik perbuatan yang telah dilakukan akibat ketidaktaatan kepada Tuhan.  Seperti halnya di dalam kitab Yosua 7:1, sesuatu yang bukan untuk diambil menjadi milik kepunyaan pribadi, Tuhan menjadi murka atas tindakan yang dilakukan oleh Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah.  Dalam firman Tuhan jangan mencuri apa yang Akhan yang telah lakukan itu merupakan tindakan mencuri karena telah mengambil apa yang bukan hak untuk dijadikan milik kepunyaannya.

Jangan karena situasi atau keadaan yang terjepit membuat salah dalam tindakan. Akibat tindakan Akhan membuat bangsa Israel ikut ada dalam kesalahan yang telah dilakukan, sehingga bangsa Israel ketika melawan orang-orang Ai mereka kalah ketika mereka kalah hati bangsa Israel menjadi tawar bukannya berharap tetapi mereka menjadi tawar hati. Penting untuk bertindak yang benar ketika situasi dan keadaan membuat hidup ini ada pada titik kemunduran atau mengalami kekalahan dalam jalani kehidupan, jangan tawar hati akan keadaan yang saat ini di depan mata.  Berharaplah pada Tuhan dan ubahlah fokus pikiran bukan lagi kepada titik masalah tetapi benar dalam bertindak utamakan Tuhan serahkan semuanya untuk Tuhan yang akan bekerja. Jangan tawar hati.

Dosa atau kesalahan yang telah dilakukan tanpa adanya tindakan sadar untuk mengubah diri menjadi lebih baik itu yang menjadi penghalang Tuhan untuk bekerja. Yosua 7: 11-12. Ada sebuah perintah Yosua untuk bangsa Israel untuk mereka mengalami kemenangan, mau menang atas semua yang dihadapi cari apa yang memjadi masalah ubah itu untuk meraih janji Tuhan. Tuhan sudah menyediakan jalan keluar perlu tindakan aktif

Tuhan masih memiliki kesempatan walaupun tindakan yang dilakukan bukanlah tindakan yang benar, namun juga ada setiap resiko yang di tanggung akibat ketidaktaatan dan kesalahan yang telah dilakukan.  Tunduklah pada resiko yang diterima jangan ada sikap yang memberontak, dan lihat karya dan campur tangan Tuhan yang akan Tuhan kerjakan.  Milikilah sikap yang benar dalam bertindak dengan meminta pimpinan dari Tuhan, milikilah sikap hati yang menghormati nama Tuhan.

By: Linda Wijayarso

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Sebuah Kemerdekaan

Nats: Gal 5:4-15 5:4 "Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih k...