Kamis, 23 Juli 2020

Manusia Baru


https://kesaksian-life.blogspot.com/2012/06/manusia-lama-dan-manusia-baru.html
Nats: Ef 4:17-24

4:17 "Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia 4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. 4:19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. 4:20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 4:24 dan mengenakan  manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan  yang sesungguhnya.

Kehidupan di dalam Kristus sejatinya menuntut pembaharuan karakter. Artinya saat seseorang percaya kepada Kristus ia dituntut untuk membaharui karakternya agar semakin serupa dengan Kristus. Proses pembaharuan ini disebut dengan manusia baru.

Dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, Paulus menegaskan bahwa sangat perlu meninggalkan kehidupan lama saat seseorang belum mengenal Kristus dan menggantinya dengan kehidupan baru di dalam Kristus. Ini dikarenakan kehidupan lama di luar Kristus menuju kepada kebinasaan. Lebih lanjut, kehidupan di luar Kristus adalah kehidupan yang  dipenuhi nafsu duniawi (keserakahan, kebohongan, hawa nafsu dan sebagainya). Berdasarkan dua hal inilah maka Paulus meminta agar jemaat di Efesus meninggalkan kehidupan yang demikian.

Paulus lebih lanjut menjelaskan bahwa konsep kehidupan manusia baru harus ada di dalam kehidupan setiap jemaat di Efesus. Konsep kehidupan tersebut antara lain kasih, pengampunan integritas dan sebagainaya (Ef 4:25-32). Konsep-konsep demikian perlu dikembangkan agar setiap orang percaya di Efesus semakin serupa dengan Kristus (manusia baru)

Nasehat Paulus tidak hanya berlaku bagi orang-orang di Efesus tapi bagi kita yang hidup sekarang ini. Sebagai orang percaya hendaknya kita memiliki kehidupan yang senantiasa ingin terus diperbarui di dalam Kristus. Dengan demikian, kehidupan kita dapat berbuah dan dinikmati oleh banyak orang.

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pencobaan datang dari Diri Anda sendiri

  Nats: Yakobus 1:14-15 (TB)14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apa...