Senin, 27 Juli 2020

Melekat Kepada Tuhan


https://www.churchofjesuschrist.org/manual/old-testament-stories/chapter-30-king-solomon?lang=ind

Nats: 1 Raj 11:1-12

"Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het, 11:2 padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: "Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka." Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta. 11:3 Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN. 11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. 11:5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret  dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom ,  dewa kejijikan sembahan orang Amon, 11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya. 11:7 Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos,  dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon. 11:8 Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka. 11:9 Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya, 11:10 dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan TUHAN. 11:11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: "Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan  kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu. 11:12 Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya.

Kehidupan orang percaya tentu tidak lepas dari istilah melekat dengan Tuhan. Melekat dengan Tuhan dapat diartikan sebagai menjalani kehidupan dengan bergantung kepada Tuhan sepenuhnya. Namun demikian, banyak orang ercaya yang masih tidak melekat dengan Yesus sepenuhnya. Ini terbukti dengan banyaknya orang percaya yang masih melakukan penyembahan berhala (sihir, klenik, dsb).

Fakta di atas sebenarnya sudah ada di dalam Alkitab. Salah satu contohnya terdapat dalam kehidupan Raja Salomo. Raja Salomo adalah raja yang memiliki 700 istri dan 300 gundik. Namun, baik istri maupun gundiknya tidak mempercayai Allah Israel. Ini menyebabkan Salomo pada akhirnya juga tidak sepenuhnya percaya kepada Allah Israel. Alkitab mencatat bahwa Salomo mulai mencondongkan dirinya dan menyembah dewa-dewa Baal. Pada akhirnya Tuhan murka dan berjanji akan mengoyakkan kerajannnya.

Sebagai orang percaya tentu kehidupan kita harus melekat kepada Tuhan. Melekat kepada Tuhan menjadi penting karena tanpa Dia kita tidak bisa berbuat apa-apa. Lebih lanjut, melekat kepada Tuhan adalah bukti bahwa kita sebagai orang percaya bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Bergantung kepada Tuhan menjadi bukti bahwa hanya Tuhanlah pribadi yang berdaulat penuh atas kehidupan kita.

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imanuel Di tengah Pandemi

 Nats: Ayb 2:10 "Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari A...