Senin, 14 Desember 2020

Bukan Status tapi Peran

 

Nats: Yeh 15:1-8

" Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: 15:2 "Hai anak manusia, apakah kelebihan kayu anggur dari semua kayu yang buahnya seperti anggur yang tumbuh di antara kayu-kayu di hutan? 15:3 Apakah orang mengambil kayunya untuk membuat sesuatu dari padanya ataukah membuat gantungan dari padanya untuk menggantungkan segala macam perkakas padanya? 15:4 Sungguh, kayu itu dilemparkan ke dalam api untuk dibakar; kedua ujungnya habis dimakan api dan tengah-tengahnya sedang menyala, bergunakah lagi itu untuk membuat sesuatu? 15:5 Lihat, sedangkan waktu ia masih utuh, tidak dipakai untuk sesuatu, apalagi sesudah dimakan api dan terbakar; apakah masih dapat lagi dipakai untuk sesuatu? 15:6 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Seperti kayu anggur di antara kayu-kayu di hutan, yang Kulemparkan ke dalam api untuk dibakar, begitulah Aku lakukan terhadap penduduk Yerusalem. 15:7 Aku sendiri akan menentang mereka. Walaupun mereka luput dari api, tetapi api akan memakan mereka. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku menentang mereka 15:8 dan Aku menjadikan negeri itu sunyi sepi, oleh karena mereka berobah setia, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Dewasa ini semakin banyak orang yang mementingkan status mereka dibandingkan dengan perannya. Mereka melihat bahwa status adalah segala-galanya dan melihat peran hanya sebagai bagian yang tidak penting. Misal: mahasiswa S2 yang enggan bekerja jika tidak sesuai dengan statusnya, dan sebagainya.

Nats Alkitab di atas mengingatkan kita bahwa sejatinya peran itu lebih penting dibandingkan dengan status seseorang. Peran yang dimaksud adalah bagaimana kita menghasilkan buah yang berguna dan dapat dinikmati oleh banyak orang. Buah tersebut adalah perubahan sikap kita. Misal: yang dulunya pemarah menjadi pribadi yang sabar, yang dulunya kasar menjadi lemah lembut, dan sebagainya.

Pada akhirnya sebagai orang percaya hendaknya kita menyadari bahwa menghasilkan buah lebih penting daripada status. Ini dikarenakan dewasa ini orang lebih melihat sebuah tindakan nyata daripada hanya sekedar status tanpa tindakan. Dengan kata lain tanpa menghasilkan buah mustahil kita bisa menjadi berkat buat sesama. 

By: Felix Justian Harnanta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kolom Opini: Kasus Giselle Anastasya

 KOLOM OPINI Kronologi: Polisi telah menetapkan penyanyi Gisella Anastasia atau Gisel dan pria berinisial MYD sebagai tersangka dalam kasus ...