Jangan meremehkan orang lain

 

Nats: Hak 6:9-21

"Aku melepaskan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan semua orang yang menindas kamu, bahkan Aku menghalau mereka dari depanmu dan negeri mereka Kuberikan kepadamu. 6:10 Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori,yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu." 6:11 Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. 6:12 Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani." 6:13 Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian." 6:14 Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: "Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!" 6:15 Tetapi jawabnya kepada-Nya: "Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku." 6:16 Berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai engkau sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis." 6:17 Maka jawabnya kepada-Nya: "Jika sekiranya aku mendapat kasih karunia di mata-Mu, maka berikanlah kepadaku tanda, bahwa Engkau sendirilah yang berfirman kepadaku. 6:18 Janganlah kiranya pergi dari sini, sampai aku datang kepada-Mu membawa persembahanku dan meletakkannya di hadapan-Mu." Firman-Nya: "Aku akan tinggal, sampai engkau kembali." 6:19 Masuklah Gideon ke dalam, lalu mengolah seekor anak kambing dan roti yang tidak beragi dari seefa tepung; ditaruhnya daging itu ke dalam bakul dan kuahnya ke dalam periuk, dibawanya itu kepada-Nya ke bawah pohon tarbantin, lalu disuguhkannya. 6:20 Berfirmanlah Malaikat Allah kepadanya: "Ambillah daging dan roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, dan curahkan kuahnya." Maka diperbuatnya demikian. 6:21 Dan Malaikat TUHAN mengulurkan tongkat yang ada di tangan-Nya; dengan ujungnya disinggung-Nya daging dan roti r  itu; maka timbullah api dari batu itu dan memakan habis daging dan roti itu. Kemudian hilanglah Malaikat TUHAN dari pandangannya.

Dewasa ini kita seringkali melihat seseorang meremehkan orang lain. Biasanya ini muncul karena berbagai faktor. Misalkan orang tersebut memiliki cacat fisik, emosi yang belum matang dan sebagainya. Pada akhirnya mereka yang diremehkan sering merasa tidak percaya diri akan potensi di dalamnya.

Gideon adalah salah satu orang yang sering diremehkan oleh orang lain bahkan golongannya sendiri. Ini terjadi karena gideon adalah seseorang yang paling muda di keluarganya. Meski demikian, Tuhan tidak memandang kriteria dalam memilih orang untuk dijadikan alat kemuliaan-Nya. Maka dari itu Tuhan memilih Gideon untuk menjadi alat kemuliaan-Nya. Pada akhirnya Tuhan membawa Gideon menjadi hakim yang membebaskan orang Israel dari perbudakan orang Midian.

Kisah di atas menjadi pelajaran bagi kita agar jangan meremehkan orang lain. Ini dikarenakan bisa saja Tuhan memakai orang tersebut untuk kemuliaan nama-Nya.

By: Felix Justian Harnanta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Kucari Damai (Lirik & Chord)

Pribadi Yang Mengenal Hatiku (Lirik & Chord) Jacqlien Celosse

Ujilah Aku Tuhan (Lirik & Chord)